Kisaragi (如月code: ja is deprecated , "Februari") adalah salah satu dari dua belas kapal perusak kelas-Mutsuki, yang dibangun untuk Angkatan Laut Kekaisaran Jepang pada tahun 1920-an. Kisaragi tenggelam oleh pesawat terbang Amerika Serikat pada bulan Desember 1941 selama Pertempuran Pulau Wake. Dia menjadi kapal perang milik Kekaisaran Jepang kedua yang tenggelam selama perang (setelah Hayate, yang tenggelam sebelumnya pada hari yang sama). Hayate sendiri tenggelam karena tertembak senjata pertahanan pantai milik Amerika Serikat.
Konstruksi
Kisaragi dibangun di arsenal angkatan laut Maizuru[1] pada tanggal 3 Juni 1922, diluncurkan pada tanggal 5 Juni 1925, dan selesai pada 21 Desember 1925. Awalnya ia dinamai sebagai Perusak No. 21, dan barulah pada tanggal 1 September 1928 kapal ini diberi nama Kisaragi .
Jepang mendekati pulau Wake pada pagi dini hari tanggal 11 Desember, dan kapal-kapal perang Jepang mulai membombardir pulau dari jarak 8.200 meter (9.000yd) pada pukul 05:30. Karena tak satu pun dari enam senjata pertahanan pantai 5-inci (12,7cm) milik Amerika Serikat yang membalas tembakan dari meriam kapal Jepang, Laksamana Muda Sadamichi Kajioka, (komandan pasukan invasi) memerintahkan kapal-kapalnya untuk mengelilingi dan mencegat pulau tersebut. Sebab ia percaya bahwa senjata milik Amerika Serikat telah dihancurkan oleh sebelumnya oleh serangan udara. Namun, sebenarnya Mayor James Devereux (komandan garnisun Marinir Amerika Serikat) telah memerintahkan anak buahnya untuk menahan tembakan sampai dia memberikan perintah untuk melakukannya. Setelah kapal Jepang sudah mendekati pulau dengan jarak 4.100 meter (4.500yd), James baru memerintahkan penembakan terhadap pasukan Jepang. Serangan dadakan ini memiliki efek yang besar, kapal Hayate tenggelam, hampir mengaramkan kapal bendera Kajioka (Yūbari), dan menyebabkan Kajioka untuk memerintahkan pasukannya untuk melarikan diri.[2]
Nasib
Kisaragi yang sedang berlayar menjauhi pulau Wake pun diserang dan ditenggelamkan oleh pesawat Grumman F4F Wildcat milik Skuadron Tempur Marinir VMF-211 yang menghujani Kisaragi dengan bom100-pon (45kg). Ada beberapa versi mengenai detail tenggelamnya Kisaragi:
Sumber Amerika yang lebih tua menyebut bahwa bom yang dijatuhkan oleh Kapten Henry Elrod mendarat di peledak kedalaman milik Kisaragi yang terdapat di buritan sehingga meledak dan menenggelamkan Kisaragi
Sumber Amerika yang lebih baru menyatakan bahwa Elrod menjatuhkan bom yang menembus sampai ke bawah geladak dan menyebabkan Kisaragi mengalami kebakaran dan meledak.[3]
Sumber Jepang menyatakan bahwa salah satu bom menghancurkan anjungan kapal dan Kisaragi meledak lima menit kemudian, dengan ledakan yang berasal dari bagian tengah kapal.
Jentschura, Hansgeorg; Jung, Dieter; Mickel, Peter (1977). Warships of the Imperial Japanese Navy, 1869–1945. Annapolis, Maryland: United States Naval Institute. ISBN0-87021-893-X.