Hatsukaze (初風code: ja is deprecated , "Angin pertama")[1] adalah kapal ke-7 dari 19 kapal dalam kelas Kagerō yang dibangun untuk Angkatan Laut Kekaisaran Jepang pada akhir 1930-an dibawah Program Lingkaran Tiga (Maru San Keikaku). Dia merupakan penyintas dari empat pertempuran laut besar melawan Sekutu, tetapi akhirnya ia tenggelam pada bulan November 1943 setelah rusak karena bertabrakan dengan kapal penjelajah milik Kekaisaran Jepang.
Kelas Kagerō merupakan peningkatan dari kelas Asashio. Jumlah awak kapal yang dapat ditampung mencapai 240 orang. Mereka memiliki panjang keseluruhan 118,5 meter (388ft 9in) secara keseluruhan, dengan lebar 10,8 meter (35ft 5in), dan sarat airnnya3,76 meter (12ft 4in).[2] Berat benaman mereka mencapai 2.065 ton metrik (2.032 ton panjang) untuk muat standar dan 2.529 ton metrik (2.489 ton panjang) untuk muat penuh.[3] Kapal-kapal dalam kelas ini memiliki dua turbin uap bergir Kampon, yang masing-masing menggerakkan satu poros penggerak menggunakan uap yang berasal dari tiga pendidih tabung air Kampon. Turbin tersebut dapat mengeluarkan tenaga sebesar 52.000 tenaga kuda poros (39.000kW) dirancang untuk kecepatan 35 knot (65km/h; 40mph). Kapal-kapal yang memiliki kisaran 5.000 mil laut (9.300km; 5.800mi), dan dapat mendorong kapal hingga 18 knot (33km/h; 21mph).[4]
Persenjataan utama pada kapal kelas Kagerō terdiri dari tiga buah meriam Tipe 3 berlaras ganda, dua buah di bagian belakang kapal secara superfiring dan satu buah di bagian depan superstruktur. Untuk pertahanan udara, mereka memiliki empat senjata anti-pesawat Tipe 96 25-milimeter (1,0in) berlaras ganda, dan senjata ini jumlahnya ditambahkan seiring berjalannya perang. Kapal dalam kelas ini juga dipersenjatai dengan delapan tabung torpedo 610-milimeter (24,0in) untuk Torpedo Tipe 93 (torpedo berbahan bakar oksigen). Torpedo ditempatkan di 4 lubang pada sisi kiri dan kanan kapal. Satu torpedo cadangan juga sudah dipasang di setiap tabung. Senjata anti-kapal selam mereka terdiri dari 18 peledak kedalaman.
Kapal perusak kelas Kagerō yang secara keseluruhan hampir identik dengan kelas Asashio. Perubahan yang dilakukan oleh arsitek angkatan laut Kekaisaran Jepang dalam Kelas Kagerō adalah meningkatkan stabilitas dan untuk memaksimalkan teknologi torpedo. Berdasarkan proyeksi strategis angkatan laut Kekaisaran Jepang, mereka dirancang untuk menemani Armada utama Jepang pada di pertempuran siang dan malam melawan Angkatan Laut Amerika Serikat di Samudera Pasifik.[5] Meskipun menjadi salah satu kelas kapal perusak yang paling kuat di dunia pada saat mereka selesai, hanya satu yang sintas dari Perang Pasifik.[6]
Konstruksi
Hatsukaze dibangun oleh Kawasaki Shipbuilding Corporation mulai pada tanggal 3 Desember 1937, diluncurkan pada tanggal 24 Januari 1939 dan mulai bertugas pada 15 Februari 1940.[7]
↑Nishidah, Hiroshi (2002). "Asashio class 1st class destroyers". Materials of the Imperial Japanese Navy. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-21. Diakses tanggal 2018-11-11.
↑Brown, David (1990). Warship Losses of World War Two. Naval Institute Press. ISBN1-55750-914-X.
Referensi
Brown, David (1990). Warship Losses of World War Two. Naval Institute Press. ISBN1-55750-914-X.
D'Albas, Andrieu (1965). Death of a Navy: Japanese Naval Action in World War II. Devin-Adair Pub. ISBN0-8159-5302-X.
Evans, David (1979). Kaigun: Strategy, Tactics, and Technology in the Imperial Japanese Navy, 1887-1941. US Naval Institute Press. ISBN0-87021-192-7.