Pada 11 Juli, Fuyutsuki berlayar menuju Tokuyama bersama kapal perusak Kiyoshimo. Pada 14 Juli, ia bergabung dalam Skuadron Transport Ro-Gō,[8] dan berlayar menuju Teluk Nakagusuku. Pada 15 Juli, dia dimasukkan ke Skuadron Perusak ke-41, Divisi ke-10, Armada ke-3 bersama kapal perusak Shimotsuki.[9]Fuyutsuki pulang ke Kure pada 26 Juli.[7]
Pada 31 Januari 1945, Fuyutsuki kandas di atas gundukan pasir dekat Ōita dalam latihan di Laut pedalaman.
Fuyutsuki berpartisipasi dalam misi terakhir dari kapal tempurYamato (6–7 April 1945). Dia menenggelamkan kapal perusak Kasumi yang sudah lumpuh dengan dua torpedo setelah selesai menyelamatkan kru Kasumi.[10]Fuyutsuki merupakan salah satu kapal yang selamat dari kejadian tragis tersebut, walaupun sedikit terluka karena terkena roket 127mm dan bom-bom. Akibatnya, 12 kru-nya tewas sedangkan 12 lainnya terluka.
Pada 20 Agustus 1945, Fuyutsuki terkena ranjau laut di Moji, Kyūshū, sehingga buritannya rusak parah. Dia akhirnya menyerah tanpa diperbaiki dan tanpa bersenjata.
↑1 October 1943, Administrative order No. 235, Named one destroyer, two submarines, one coast defence ship, two minesweepers, and one submarine chaser., Minister's Secretariat, Kementerian Angkatan Laut.
↑National Archives of Japan, reference code: C12070120400, hal. 1.
Reference code: C12070120400, October (1), Minister's Secretariat, Ministry of the Navy, 1943.
Reference code: C08030127400, Wartime log book from June 1, 1944 to June 30, 1945, 11th Torpedo Squadron (1), HQ of 11th Destroyer Squadron, Imperial Japanese Navy, 1944.
Reference code: C08030127500, Wartime log book from June 1, 1944 to June 30, 1945, 11th Torpedo Squadron (2), HQ of 11th Destroyer Squadron, Imperial Japanese Navy, 1944.