Akebono (曙code: ja is deprecated , Fajar)[1] adalah kapal perusak ke-8 dari sub-kelas Ayanami atau ke-18 dari kelas Fubuki. Akebono dibuat di Galangan Kapal Fujinagata di Osaka pada tahun 1929 dan selesai dibuat pada tahun 1930.
Pada Pertempuran Laut Koral pada tahun 1942, ia ditugaskan untuk mengantar Zuikaku sedangkan Ushio ditugaskan mengantar Shōkaku. Di tengah perjalanan Ushio meminta pertukaran posisi dengan Akebono yang kemudian ia setujui. Pada pertempuran ini Shōkaku rusak berat sedangkan Zuikaku tidak mengalami kerusakan sama sekali. Akan tetapi, Ushio tidak disalahkan atas kejadian ini dan sebaliknya Akebono dijadikan kambing hitam. Akibat kejadian ini Akebono ditarik dari garis depan pertempuran.
Pada Januari 1944, ia dan Sazanami mengantar kapal suplai. Di tengah perjalanan, Sazanami ditorpedo oleh kapal selam USSAlbacore dan tenggelam di tempat. Akebono kemudian meluncurkan peledak kedalamannya dan berhasil mengusirnya. Akan tetapi, konvoi suplai menjadi tidak terkawal dan kemudian dimusnahkan oleh musuh.
Dalam Pertempuran Selat Surigao, Akebono kembali bertugas dengan Ushio. Di saat Nachi bertabrakan dengan Mogami, Akebono bergerak mengawal Mogami. Akan tetapi angkatan udara Amerika mengebom Mogami lebih lanjut dan akhirnya membuat Akebono harus menorpedo Mogami. Akebono kemudian menyelamatkan 700 kru Mogami yang selamat.[3]
Saat serangan udara pada Manila, Amerika berambisi menghabisi Nachi yang mengalami kerusakan akibat bertabrakan dengan Mogami. Saat itu Akebono hanya satu-satunya kapal yang mampu melindungi Nachi. Akan tetapi usahanya tidak membuahkan hasil. Nachi menerima kerusakan berat dan akhirnya tenggelam. Akebono yang rusak berat dibawa oleh Ushio ke Manila untuk diperbaiki.
Nasib
Seminggu kemudian, Amerika meluncurkan serangan udara ke Manila. Akebono menerima kerusakan fatal, sehingga meriam, mesin, dan torpedonya hancur. Akebono kemudian tenggelam di perairan dangkal pada tanggal 14 November 1944.
Selain Akebono, kapal perusak Akishimo juga meledak dan tenggelam di dekatnya. 48 krunya tewas dan 43 luka-luka.[4]
↑D'Albas. Death of a Navy: Japanese Naval Action in World War II.
↑Nishidah, Hiroshi (2002). "Fubuki class destroyers". Materials of the Imperial Japanese Navy. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-11. Diakses tanggal 2018-01-23.
Referensi
D'Albas, Andrieu (1965). Death of a Navy: Japanese Naval Action in World War II. Devin-Adair Pub. ISBN0-8159-5302-X.
Brown, David (1990). Warship Losses of World War Two. Naval Institute Press. ISBN1-55750-914-X.