Dharma Pongrekun maju menjadi bakal calon Gubernur Jakarta dari kandidat independen pada 3 Februari 2024.[2] Dharma memilih Kun Wardana sebagai calon wakil gubernur.[3] Mereka menjadi satu-satunya pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang lolos sebagai calon independen dengan mengumpulkan 677.065 KTP.[4][5]
Kontroversi
Dalam pengumpulan KTP, terdapat dugaan pencatutan yang dilakukan timses Dharma-Kun terhadap beberapa warga DKI Jakarta. Beberapa tokoh publik seperti Fedi Nuril, Vincent Rompies, dan Ahmad Fuadi mengaku KTP mereka dicatutu untuk mendukung Dharma-Kun.[6][7]