Operasi militer hingga April 1941: 75.704 11.130 tewas Penyakit / terluka: 74.550 (disentri: 10.000 malaria: 10.000, fatal: 744) Belgia: 462 tewas Pesawat: 138 Operasi berikutnya: Gondar, 32 tewas, 182 terluka, 6 hilang 15 pesawat hancur
Operasi militer hingga April 1941: 61.326 16.966 tewas 25.098 terluka 19.262 ditawan Pesawat: 250 Menyerah pada November 1941: 230.000 Operasi berikutnya Kulkaber, Wolchefit 9,560 ditawan Gondar, 22,000 ditawan
Korban Afrika Timur tidak termasuk Giuba dan front timur
Kampanye Afrika Timur adalah serangakaian pertempuran di Afrika Timur selama Perang Dunia II oleh Kerajaan Inggris, Persemakmuran Inggris dan beberapa sekutu melawan pasukan Italia pada Bulan Juni 1940 sampai November 1941.
Pertempuran dimulai dengan pengeboman Italia pada pangkalan udara Rhodesia di Wajir di Kenya, dan dilanjutkan, invasi pasukan Italia melalui Somaliland, Eritrea, Ethiopia, sampai menyerahnya Italia setelah Pertempuran Gondar pada bulan November 1941
Pada tanggal 10 Juni1940, ketika Mussolini memimpin Italia dalam Perang Dunia II melawan Inggris dan Prancis, pasukan Italia di Afrika menjadi ancaman potensial bagi rute pasokan Inggris di sepanjang Laut Merah dan melalui Teruzan Suez. Sementara Mesir dan Teruzan Suez adalah target utama Mussolini, invasi Italia baik Somaliland Prancis maupun Somalilan Inggris adalah pilihan yang masuk akal. Namun Mussolini awalnya tampak melewati keduanya secara kecil, koloni terisolasi dan sebaliknya, memandang kedepan untuk kemenangan propaganda di Sudan dan Afrika Timurt (Kenya, Tanganyika, dan Uganda).
Namun, Italia Central Command (Comando Centrale) berencana untuk memulai peperangan setelah 1942. Pada musim panas 1940, mereka tidak siap untuk perang berkepanjangan atau untuk menempati daerah yang luas dari benua Afrika.
Pada bagian awal dari perang, Jendral Inggris Archibald Wavell, Komandan-Kepala Komando Timur Tengah, memliki total 86.000 pasukan Inggris dan Persemakmuran di pembuangan untuk menangani potensi konflik di Libya, Irak, Suriah. Iran, dan Afrika Timur/ Pasukannya yang tersebar di Mesir, Palestina, Sudan, Somaliland Inggris, Kenya, dan beberapa lokasi lain.