Kampung in Papua Barat Daya, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Kampung in Papua Barat Daya, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Kalobo adalah sebuah desa di pesisir timur laut pulau Salawati di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya,Indonesia. Desa ini adalah ibu kota Distrik Salawati Tengah.[1] Kalobo memiliki populasi sebanyak 315 jiwa, sementara kampung tetangga, Sakabu dan Wailen, masing-masing memiliki populasi sebanyak 327 dan 162 jiwa.[2]
Kalobo disebut sebagai tempat peleburan berbagai budaya.[3] Awalnya didirikan sebagai desa untuk transmigran dari wilayah-wilayah padat penduduk di Indonesia bagian barat, desa ini kemudian berkembang dengan kedatangan orang-orang dari Pulau Salawati lainnya yang tinggal tidak jauh dari Kalobo. Di antaranya termasuk pendatang dari desa Samate (yang berbicara bahasa Ma'ya),[4] serta orang-orang yang berasal dari pedalaman, sebagian di antaranya menuturkan bahasa/dialek yang dikenal dengan berbagai nama seperti Banlol, Butleh,[5] atau Metli,[6] sementara yang lain berbicara bahasa Kawit yang memiliki kekerabatan dekat.[7] Setidaknya sebagian dari mereka berasal dari desa Pakon yang dahulu terletak di dekat Kalobo.[8] Situasi keberagaman ini memungkinkan penggunaan luas berbagai ragam bahasa Melayu (lingua franca di Kepulauan Raja Ampat). Awalnya berfungsi sebagai bahasa komunikasi antaretnis, bahasa Melayu kemudian diadopsi sebagai bahasa pertama oleh penduduk desa .[9]