Kakish Ryskulova (Kyrgyz: Какиш Рыскулова; 15 Oktober 1918 – 26 Agustus 2018) adalah seorang dokter dan politikus asal Kirgizstan yang menjabat sebagai Akademisi di Akademi Ilmu Pengetahuan Kirgizstan. Ia merupakan perempuan pertama dari Asia Tengah sekaligus perempuan Kirgiz pertama yang menjadi ahli bedah.
Kehidupan awal dan pendidikan
Ryskulova lahir pada 15 Oktober 1918 di desa Chetindi, distrik Ysyk-Ata, provinsi Chuy. Ia menjadi yatim piatu pada usia sepuluh tahun dan diasuh oleh pamannya, Ishenali Arabaev, yang mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan di sekolah asrama. Atas dorongan pamannya, ia akhirnya melanjutkan ke sekolah kedokteran.[1][2] Pada tahun 1936, Ryskulova memulai pendidikannya di Sekolah Kedokteran Frunze untuk menjadi perawat.[3] Setelah menyelesaikan pendidikannya di sana, ia bekerja sebagai paramedis di Batken dan kemudian sebagai perawat di Naryn.[2]
Pada tahun 1940, ia melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Akademi Kedokteran Negara Kirgizstan, dan lulus pada tahun 1944.[4] Setelah lulus, ia berkesempatan melanjutkan ke jenjang pascasarjana dan menjadi perempuan pertama dari Asia Tengah yang menjadi ahli bedah.[2][4] Bersama dengan I.K. Akhunbaev dan Zyfar Egemberdieva, ia termasuk di antara sedikit orang Kirgiz yang mencapai posisi sebagai ahli bedah.
Karier dan kontribusi
Pada tahun 1951, Ryskulova meraih gelar Doktor dalam bidang Kedokteran.[4] Disertasinya berfokus pada bedah vaskular,[2] dengan penelitian yang dimulai beberapa tahun sebelumnya saat ia menangani pasien yang terluka akibat Perang Dunia II.[4] Disertasinya yang berjudul "Aritmia dan Manfaat Penjahitan Mekanis pada Pembuluh Darah dan Saraf dalam Pembuluh Vena" mengembangkan teknik baru dalam memperbaiki pembuluh vena dan arteri.[citation needed] Sepanjang kariernya, ia terus berfokus pada kedokteran vaskular serta berbagai bidang medis lainnya.[4]
Pada tahun 1968, ia dianugerahi gelar Profesor Kedokteran,[3] dan setahun kemudian, ia diangkat sebagai akademisi di Akademi Ilmu Pengetahuan Kirgizstan.[citation needed] Sebelum pensiun, ia menjabat sebagai Kepala Fakultas Kedokteran selama 35 tahun.[4]
Selain berkontribusi di dunia medis, Ryskulova juga aktif dalam politik. Ia pernah terpilih sebagai deputi dalam Soviet Tertinggi Kirgiz SSR dan menjadi anggota Komite Sentral Partai Komunis Kirgiz SSR.[4]
Kematian dan warisan
Ryskulova meninggal pada 26 Agustus 2018. Upacara pemakamannya berlangsung pada 28 Agustus di Teater Drama Kirgizstan. Presiden Kirgizstan saat itu, Sooronbay Jeenbekov, menandatangani obituari resminya sebagai bentuk penghormatan.[1]
Sebagai penghargaan atas jasanya, Departemen Bedah di Akademi Kedokteran Negara Kirgizstan dinamai sesuai dengan namanya.[5]
Ryskulova menikah dengan Omorkul Suleymanov. Pasangan ini memiliki dua anak perempuan serta mengadopsi dua keponakan. Semua anaknya berprofesi sebagai dokter, kecuali putrinya, Anara Suleymanova, yang menjadi balerina profesional.
Referensi
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.