Nama kapal ini seperti kapal-kapal lain dalam kelas Clurit berasal dari jenis senjata tradisional. KRI Parang (647) mengambil namanya dari kata parang, senjata khas masyarakat Melayu yang dikenal di berbagai daerah di Indonesia.[2][3]
Spesifikasi
Kapal ini dilengkapi dengan senjata berupa meriam kaliber 20mm dan 12,7mm serta senjata andalan berupa rudal C-705.[4]
Dalam operasi terbatas di Selat SundaKRI Parang (647) menangkap MT MIA, kapal tanker pengangkut BBM ilegal pada 16 Mei 2019.[5] MT MIA kemudian dikawal menuju Lantamal III Jakarta untuk proses penyelidikan lebih lanjut.[6]
Komandan
1. Mayor Laut (P) Bella Nusa Bahari (2014-2015)
2. Mayor Laut (P) Hananto Dwi P (2015-2017)
3. Letkol Laut (P) Eko Budi Prabowo (2017-2018)
4. Letkol Laut (P) Robiyanto (2018-2020)
5. Letkol Laut (P) Hendra Dwinanto (2020-2021)
6. Letkol Laut (P) Yudy Arie Bintoro (2021-2022)
7. Letkol Laut (P) Eko Triyatomo (2022-2023)
8. Letkol Laut (P) Sony Sartantyo (2023-2024)
9. Mayor Laut (P) Andromeda W. Ciptadi (2024-sekarang)