Karya juru tulis dapat melibatkan manusrip salinan dan teks lainnya serta tugas sekretarial dan administratif seperti mengambil perintah dan menjaga catatan bisnis, yudisial, dan historis untuk raja, bangsawan, kuil, dan kota.
Pekerjaan juru tulis pertama kali muncul di Mesopotamia. Juru tulis berkontribusi dalam cara fundamental pada budaya kuno dan abad pertengahan, yang meliputi Mesir, Tiongkok, India, Persia, Kekaisaran Romawi, dan Eropa pada abad pertengahan. Yahudi, Buddha dan Islam memiliki tradisi juru tulis yang penting.