Pada tanggal 15 Maret2009, Jumadi Abdi menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pupuk Kaltim setelah menjalani perawatan intensif selama 8 hari akibat benturan keras pada pertandingan lawan Persela pada tanggal 7 Maret2009 akibat diterjang oleh pemain Persela Lamongan, Deny Tarkas. Jumadi Abdi meninggal disebabkan kerusakan di sejumlah organ vital bagian dalam akibat infeksi berat yang disebabkan kuman yang keluar dari usus halus Jumadi yang bocor setelah mengalami benturan keras saat pertandingan melawan Persela.[2]