Biografi
Kehidupan awal
Joseph Lynch lahir pada 16 November 1872, di St. Joseph, Michigan, dari pasangan John Valentine Lynch dan Veronica Jane (née Botham) Lynch.[1] John Lynch berimigrasi dari Newcastle, Moynalty, County Meath, Irlandia, ke Amerika Serikat pada 1866. Veronica Lynch lahir di Montreal, Quebec, dan berimigrasi ke Amerika Serikat pada 1856.[2]
Pada 1887, Joseph Lynch masuk St. Francis Seminary di Milwaukee, Wisconsin.[1] Setelah lulus dari St. Charles College di Ellicott City, Maryland, pada 1891, Lynch belajar teologi di St. Mary's Seminary, Baltimore, Maryland.[3] Lynch kemudian mengalihkan pembelajarannya ke hukum dan kemudian berpraktek selama beberapa tahun di dekat Chicago, Illinois.[1]
Saat di Baltimore, Lynch berkenalan dengan Uskup Edward Dunne, yang membujuknya untuk meneruskan pembelajaran seminari.[1] Lynch kemudian masuk Kenrick Seminary di St. Louis, Missouri
Imamat
Lynch ditahbiskan menjadi imam di Baltimore oleh Uskup Agung George Thomas Montgomery untuk Keuskupan Dallas pada 9 Juni 1900.[4] Setelah penahbisannya, keuskupan menugaskan Lynch menjadi kurator di Paroki Katedral Hati Kudus, Dallas, Texas. Pada 1902, ia bertugas sebagai pastor Paroki Santo Stefanus di Weatherford. Texas.[3] Ia mendirikan gereja-gereja di Weatherford dan Handley, Texas.[3] Setahun kemudian, Lynch diangkat menjadi pastor pendiri Paroki St. Edward di Dallas.[5] Disana, ia mendirikan gereja, rektori dan sekolah parokial di Paroki St. Edward.[5] Pada Juni 1910, Lynch diangkat menjadi vikaris jenderal keuskupan.[3] Pada tahun berikutnya, ia menjadi administrator apostolik keuskupan setelah kematian Uskup Dunne.[1]
Uskup Dallas
Pada 8 Juni 1911, Lynch diangkat menjadi uskup Dallas ketiga oleh Paus Pius X.[4] Ia menerima penahbisan episkopal pada 12 Juli 1911, dari Uskup Agung James Blenk, dengan Uskup Nicolaus Gallagher dan John Morris bertugas sebagai ko-konsekrator, di Katedral Hati Kudus.[4] Dalam usia 38 tahun, Lynch menjadi salah satu anggota termuda dari hierarki Amerika Serikat.[3]
Pada Revolusi Meksiko dari 1910 sampai 1920, Lynch menjadi advokat atas perantaraan pengungsi Meksiko yang terusir ke Dallas.[6] Ia juga mendirikan sebuah gereja misi untuk Meksiko Amerika pada 1915.[1] Dikenal sebagai "Singa dari Texas", Lynch menjadi orator yang dikenal luas dan menyampaikan pidato utama di peringatan San Antonio (1931), peringatan Pertempuran Alamo 1836 (1936), dan pelantikan banyak uskup di belahan negara tersebut.[7][6] Ia diangkat menjadi Asisten Takhta Kepausan pada 13 Mei 1936.[3]
Pada masa jabatannya sebagai uskup, Lynch menahbiskan lebih dari 100 imam dan mendirikan 150 gereja, kebanyakan adalah gereja Katolik pertama di komunitas mereka.[7] Ia membangun gereja tersegregasi untuk umat Katolik Afrika Amerika di Fort Worth pada 1929.[1] Ia juga mendirikan lebih dari 200 lembaga amal dan keagamaan.[6] Pada masa episkopasinya, populasi Katolik di keuskupan tersebut meningkat dari 20.000 menjadi 125.000, yang membuat Vatikan mendirikan Keuskupan El Paso (1914), Keuskupan Amarillo (1926), dan Keuskupan Austin (1953).[1]
Kematian dan warisan
Joseph Lynch meninggal pada 19 Agustus 1954, dalam usia 81 tahun, dan dimakamkan di Calvary Hill Cemetery, Dallas.[6]