Biografi
Kehidupan awal
Joseph Brunini lahir pada 24 Juli 1909, di Vicksburg, Mississippi, sebagai anak keenam dari pasangan John dan Blanche (née Stein) Brunini.[1] John Brunini adalah putra dari imigran Italia dan bekerja sebagai pengacara, mendirikan firma hukum Brunini, Grantham, Grower & Hewes;[2] Blanche Brunini adalah orang Yahudi.[3]
Setelah masuk St. Aloysius High School di Vicksburg, Joseph Brunini belajar di Universitas Georgetown, Washington, D.C., menerima gelar Sarjana pada 1930.[1] Ia kemudian meneruskan pendidikannya di Kolese Kepausan Amerika Utara dan Universitas Kepausan Urbaniana, Roma. Ia menerima gelar Sarjana Teologi Sakral pada 1931.[1]
Uskup Auksilier Natchez-Jackson
Pada 28 November 1956, Brunini diangkat menjadi uskup auksilier Natchez-Jackson dan uskup tituler Axomis oleh Paus Pius XII.[4] Ia menerima penahbisan episkopal di Gereja Santo Petrus pada 29 Januari 1957, dari Gerow, didampingi oleh Uskup Charles Greco dan John Morkovsky.[4] Selain tugas-tugas episkopalnya, ia terus menjabat sebagai vikaris jenderal dan pastor Katedral Santo Petrus.[5]
Uskup Natchez-Jackson dan Jackson
Setelah pengunduran diri Gerow sebagai uskup Natchez-Jackson, Paus Paulus VI mengangkat Brunini menjadi penerusnya pada 2 Desember 1967.[4] Ia menjadi orang asli Mississippi pertama yang menjabat dalam jabatan tersebut.[5] Pada masa jabatannya, ia menjadi advokat terbuka dari gerakan hak sipil Amerika. Ia sempat menyatakan, "Kami sebagai pemimpin agama tak dapat menyalahkan politikus jika mereka mula-mula tak melakukan pekerjaan kami."[6] Ia menjadi salah satu pendiri dan menjabat sebagai presiden pertama Mississippi Religious Leadership Conference.[5]
Paulus VI mengubah Keuskupan Natchez-Jackson menjadi Keuskupan Jackson pada 1 Maret 1977, dengan Brunini masih menjadi uskupnya.[4]
Pensiun dan kematian
Brunini pensiun dari jabatan uskup Jackson pada 24 Januari 1984.[4] Ia meninggal saat menghadiri sebuah konferensi di Convent, Louisiana, pada 7 Januari 1996, dalam usia 86 tahun.[5]