Biografi
Kehidupan awal
Sebagai salah satu dari sembilan anak, John Paschang lahir pada 5 Oktober 1895, di Hemingford, Nebraska, dari pasangan Casper dan Gertrude (née Fisher) Paschang.[1] Menginginkan kehidupan relijius dari sekolah tinggi,[2] ia belajar di Conception Seminary College, Conception, Missouri, dan di St. John's Seminary, Collegeville, Minnesota.[1]
Uskup Grand Island
Pada 28 Juli 1951, Paschang diangkat menjadi uskup Grand Island keempat oleh Paus Pius XII. Ia menerima penahbisan episkopal di Katedral Santa Cecilia, Omaha pada 9 Oktober 1951, dari Uskup Agung Gerald Bergan, dengan Uskup Louis Kucera dan Edward Hunkeler bertindak sebagai ko-konsekrator.[3]
Pada masa jabatannya, Paschang menahbiskan 55 imam dan mendirikan 33 gereja, 15 rumah paroki, 13 sekolah, 11 pusat paroki,[3] enam konven, sejumlah pastoran, dan empat rumah sakit tambahan.[2] Ia menghadiri seluruh empat sesi Konsili Vatikan Kedua di Roma (1962–1965), namun secara pribadi menentang sejumlah reformasi yang terlalu liberal dari konsili tersebut.[2] Ia juga menerima lisensi broker saham karena pengetahuannya yang baik dalam investasi keuangan untuk gereja.[2]
Pensiun dan warisan
Pada 25 Juli 1972, Paus Paulus VI menerima pengunduran diri Paschang dari jabatan uskup Grand Island.[2] Paschang mendirikan Damian Leper Relief Society pada 1976.[2] Ia pindah ke St. Joseph's Retirement Home di West Point, Nebraska, pada 1993. Ia mengadakan misa setiap hari di ruangannya sampai ia dirawat ke St. Francis Memorial Hospital pada 1999.[2] Pada masa kematiannya di West Point, pada 21 Maret 1999, dalam usia 103 tahun, John Paschang menjadi uskup Katolik yang masih hidup tertua di dunia.[3]