Johan Bax van Herenthals (14 Maret 1637–29 Juni 1678), adalah KomandanKoloni Tanjung dari tahun 1676, menggantikan IJsbrand Godske.[1] Di masa pemerintahannya, pertanian berkembang pesat[2] dan ia diakui memberikan sumbangsih dalam perkembangan botani dan etnobiologi. Di masa pemerintahannya, ia menyatakan perang kepada suku Khoikhoi.
Bax van Herenthals menjadi Komandan Kaapkolonie selama 2 tahun, yang di masanya, status Koloni Tanjung dikurangi oleh VOC. Bax van Herenthals mengirimkan banyak spesimen kepada pamannya Huydecoper van Maarsseveen, seperti herbarium, umbi lapis, dan bibit, juga burung nuri, kenari kuning, monyet, dan badak muda.[8] Huydecoper van Maarsseveen mengirimi keponakannya seorang tukang kebun dari Maarssen. Bax van Herenthals diangkat menjadi gubernur Sailan Belanda ada tanggal 25 Oktober 1678, tetapi ia meninggal setelah infeksidada sebelum berhasil mendudukinya. Ia dimakamkan di Kaapstad pada tanggal 4 Juli1679. Karena kurangnya budak di Koloni Tanjung, jandanya Aletta menjual beberapa budaknya dari Malabar sebelum bertolak ke Batavia.[9]
Rujukan
BACKX. Boeree,Th.A. De kroniek van het geslacht Backx (Bax, Bacx, Bakx en Baks). Een episode uit den strijd tegen Spanje. Wageningen, Vada, 1943. XIV,569 blz.
Bijgevoegd; Registers op de geslachtnamen voorkomende in Th.A.Boeree De kroniek van het geslacht Backx, Wageningen 1943. 16 blz.
↑Heniger, J. (1986) Hendrik Adriaan van Reede tot Drakenstein (1636--1691) and Hortus Malabaricus -- A contribution to the history of Dutch colonial botany, hal. 82.
↑Heniger, J. (1986) Hendrik Adriaan van Reede tot Drakenstein (1636--1691) and Hortus Malabaricus: A Contribution to the History of Dutch Colonial Botany, hal. 71.