Sir James Arthur Ratcliffe (lahir 18 Oktober 1952) adalah seorang miliarder, insinyur kimia, dan pengusaha asal Britania Raya. Ratcliffe adalah ketua dan kepala eksekutif (CEO) dari grup kimia INEOS, yang ia dirikan pada tahun 1998.
Pada Mei 2018, Ratcliffe adalah orang terkaya di Britania Raya, dengan kekayaan bersih sebesar £21,05 miliar.[1] Hingga Mei 2023; Sunday Times Rich List 2023 memperkirakan kekayaan bersihnya sebesar £29,688 miliar; menjadikannya tokoh terkaya kedua di Britania Raya.[2] Pada September 2020, Ratcliffe secara resmi mengubah tempat tinggal pajaknya dari Hampshire ke Monaco, sebuah langkah yang diperkirakan akan menghemat pajaknya sebesar £4 miliar.[3]
Pada Februari 2024, Ratcliffe menjadi pemegang saham minoritas di klub sepak bola Inggris yakni Manchester United F.C. dan memperoleh kendali atas operasi olahraga.
Kehidupan awal dan pendidikan
Ratcliffe lahir di Failsworth, Lancashire (sekarang di Manchester Raya),[4][5][6] tempat ayahnya bekerja sebagai penyambung kayu dan kemudian menjalankan sebuah pabrik yang membuat furnitur laboratorium. Ibunya bekerja di kantor akuntansi. Ia dibesarkan di rumah susun di kota itu sampai usia 10 tahun, ketika keluarganya pindah ke Yorkshire Timur. Ia bersekolah di Beverley Grammar School.[7][8] Ia belajar teknik kimia di Universitas Birmingham dan lulus pada tahun 1974 dengan nilai 2:1.[9]
Karier
Setelah lulus, Ratcliffe bekerja di perusahaan minyak BP tetapi dipecat setelah 3 hari. Alasan pemecatannya adalah karena ia menderita eksim, yang membuatnya tidak layak bekerja di sekitar bahan kimia beracun. Ini adalah kondisi medis yang diabaikan BP sebelum Ratcliffe bergabung. Setelah meninggalkan BP, ia mengambil posisi sebagai akuntan magang di sebuah perusahaan farmasi.[10]
Beberapa tahun kemudian, Ratcliffe bergabung dengan raksasa minyak Esso. Antara tahun 1978 dan 1980, Esso mendanai gelar MBA-nya di London Business School (ia menyumbangkan £25 juta ke sekolah tersebut pada tahun 2016).[11] Ratcliffe kemudian bekerja untuk produsen kain dan bahan kimia yakni Courtaulds,[12][13] tempat ia bekerja hingga usia pertengahan tiga puluhan.[14] Pada tahun 1989, ia bergabung dengan grup ekuitas swasta AS yakni Advent International.[15]
Ratcliffe adalah salah satu pendiri Inspec, yang menyewa bekas lokasi BP Chemicals di Antwerpen, Belgia.[11][16] Pada tahun 1998, Ratcliffe membentuk INEOS di Hampshire untuk membeli Inspec dan hak milik atas lokasi Antwerp.[17]
Dari basis kecil ini, dengan menggunakan obligasi sampah untuk membiayai kesepakatan, Ratcliffe mulai membeli operasi yang tidak diinginkan dari grup seperti ICI dan BP, memilih target berdasarkan potensi mereka untuk menggandakan pendapatan mereka selama periode lima tahun. Pada tahun 2006 INEOS membeli Innovene, divisi penyulingan dan petrokimia BP, sehingga INEOS memiliki kilang dan pabrik di Skotlandia, Italia, Jerman, Prancis, Belgia, dan Kanada.[18][19]
Perusahaan ini mengakuisisi bisnis polimer Norsk Hydro pada tahun 2007, memungkinkan INEOS untuk memperluas kehadirannya di pasar polimer Eropa, khususnya dalam produksi polivinil klorida (PVC), yang secara signifikan memperkuat posisi pasarnya.[20]
Pada April 2010, Ratcliffe memindahkan kantor pusat INEOS dari Hampshire ke Rolle, Swiss, sehingga mengurangi jumlah pajak yang dibayarkan perusahaan sebesar £100 juta per tahun.[21][22]
Pada tahun 2015, Ratcliffe membuka kantor pusat grup kimia dan energi di Britania Raya di Knightsbridge, London, bersama dengan perdagangan gas dan minyak, dan fungsi lainnya, dengan mengatakan bahwa ia "sangat gembira dapat kembali ke Britania Raya". Ia senang dengan kebijakan Britania Raya dan London sebagai basis bisnis, dan tidak terganggu oleh prospek Brexit. EBITDA tahun penuh 2015 adalah €577 juta dibandingkan dengan €253 juta untuk tahun 2014.[23]
Dalam Sunday Times Rich List 2018, ia dinobatkan sebagai orang terkaya di Britania Raya, dengan kekayaan bersih £21,05 miliar.[1]
Pada Februari 2019, diumumkan bahwa INEOS akan menginvestasikan £1 miliar di industri minyak dan kimia Britania Raya, termasuk perbaikan sistem pipa Forties yang bertanggung jawab untuk mengangkut sebagian besar minyak dan gas Laut Utara Britania Raya.[24]
Pada 1 Mei 2019, Ratcliffe mengkritik peraturan pemerintah saat ini yang menyatakan bahwa rekahan hidraulis di Britania Raya harus dihentikan setiap kali terdeteksi gempa bumi berkekuatan 0,5 skala Richter; yang menyebabkan larangan de facto terhadap rekahan hidraulis, dan menyebut pemerintah "menyedihkan".[25]
Transisi Energi
Pada Oktober 2021, Ratcliffe mengumumkan rencana untuk menginvestasikan lebih dari €2 miliar (£1,7 miliar) ke dalam proyek elektrolisis untuk menghasilkan hidrogen hijau tanpa karbon di seluruh Eropa.[26]
Pencemaran Lingkungan
Pada Maret 2019, INEOS mengatakan akan menutup pabrik manufakturnya di Middlesbrough, kecuali jika diizinkan untuk "menunda kepatuhan" terhadap peraturan Uni Eropa yang dirancang untuk mencegah pencemaran udara dan air. Analisis data dari Badan Lingkungan Hidup (EA) juga mengungkapkan bahwa pabrik tersebut mencatat 176 pelanggaran izin antara tahun 2014 dan 2017.[27] Seorang juru bicara EA mengatakan: "Emisi udara jauh melebihi batas legal dan ini menimbulkan risiko bagi lingkungan".[28] Direktur INEOS yakni Tom Crotty mengatakan perusahaan "tidak dapat membenarkan" investasi yang diperlukan untuk mematuhi peraturan pencemaran udara dan air Uni Eropa yang akan berlaku dalam beberapa tahun mendatang.[29]
INEOS telah melakukan proyek-proyek kecil dalam produksi bioetanol menggunakan bakteri Clostridium, tetapi mengalami masalah karena gas sintetis memiliki kadar hidrogen sianida yang terlalu tinggi bagi bakteri untuk bertahan hidup.[30] INEOS menjual pabriknya di AS kepada Alliance Bio-Products pada tahun 2017.[31]
Olahraga
Ratcliffe sangat menyukai olahraga dan pada tahun 2013, ia menyelesaikan Marathon Des Sables melintasi Gurun Sahara,[32] dan ia telah mendirikan sebuah badan amal Go Run for Fun, yang mendorong ribuan anak berusia antara lima dan sepuluh tahun untuk aktif dengan menciptakan acara-acara yang digerakkan oleh selebritas.[33] Ia mendukung INEOS 1:59 Challenge 2019, sebuah upaya sukses oleh Eliud Kipchoge untuk berlari jarak maraton klasik (42,195 kilometer atau 26 mil 385 yard) di bawah 2 jam.[34][35]
Pada Agustus 2022, Ratcliffe menyatakan minatnya untuk membeli klub Premier League Manchester United,[40] tim yang telah ia dukung sejak kecil.[41] Pada Januari berikutnya, INEOS mengumumkan secara publik bahwa mereka telah memasuki proses formal penawaran untuk Manchester United, setelah pemilik saat ini mengumumkan bahwa mereka sedang mencari investor baru.[42][43] Pada 24 Desember 2023, Manchester United mengumumkan bahwa Ratcliffe telah mengakuisisi 25 persen saham di klub tersebut, menandai perkembangan signifikan, karena INEOS Sport mengambil alih kendali operasi sepak bola.[44] Pembelian tersebut diselesaikan pada Februari 2024.[45]
Dalam olahraga layar, Ratcliffe bermitra dengan Ben Ainslie untuk membentuk INEOS Team UK untuk berkompetisi dalam Piala Amerika ke-36 pada tahun 2021, dengan Ratcliffe dilaporkan menginvestasikan lebih dari £110 juta dalam proyek tersebut, namun usaha tersebut gagal.[46] INEOS Britannia adalah Penantang Resmi Britania Raya yang mewakili Royal Yacht Squadron Ltd untuk Piala Amerika ke-37, yang diadakan di Barcelona pada Oktober 2024.[47]
Ratcliffe membeli waralaba bersepeda Team Sky pada tahun 2019, yang kemudian diubah namanya menjadi Team INEOS.[48]
Pada tahun 2020, INEOS menjadi mitra utama Mercedes AMG F1, menandatangani perjanjian lima tahun dengan tim tersebut.[49]
Pada tahun 2021, Greenpeace mengkritik keputusan New Zealand Rugby untuk menerima sponsor selama enam tahun dari INEOS karena dianggap tidak konsisten dengan nilai-nilai "bersih dan hijau" negara tersebut.[50]
Pada Mei 2025, The New York Times melaporkan bahwa INEOS milik Sir Jim Ratcliffe sedang menjajaki penjualan klub Ligue 1 Nice.[51]
Penghargaan dan prestasi
Pada Mei 2009, Ratcliffe dianugerahi gelar kehormatan oleh Institution of Chemical Engineers dengan alasan "kepemimpinannya yang berkelanjutan dalam membangun Grup INEOS."[52] Pada tahun 2013, ia menerima Penghargaan Warisan Petrokimia.[53] Ratcliffe diangkat menjadi Knight Bachelor dalam Penghargaan Ulang Tahun 2018 atas jasanya dalam bisnis dan investasi.[54]
Kehidupan pribadi
Ratcliffe memiliki dua putra dari istri sebelumnya yakni Amanda Townson, dan satu putri dari hubungan sebelumnya dengan pengacara pajak Italia yakni Maria Alessia Maresca.[55][56][11] Ia pernah menikah dengan Catherine Polli.
Ratcliffe memasukkan banyak olahraga fisik dalam gaya hidupnya, termasuk latihan di gym dan lari.[57]
Ratcliffe menyukai olahraga dan petualangan fisik, dan telah melakukan ekspedisi ke Kutub Utara dan Selatan, serta perjalanan sepeda motor selama tiga bulan di Afrika Selatan. Pada tahun 2013, ia menyelesaikan Marathon Des Sables melintasi Gurun Sahara,[32] dan mendirikan badan amal Go Run for Fun, yang menciptakan acara yang dipimpin oleh selebritas untuk mendorong anak-anak berusia lima hingga sepuluh tahun untuk aktif secara fisik.[33][35] Badan amal lainnya yakni Yayasan Jim Ratcliffe, membantu membangun klub ski baru di Courchevel untuk membantu anak-anak kurang mampu belajar bermain ski. Komisi Amal untuk Inggris dan Wales telah membuka penyelidikan terhadap badan amal ini atas kekhawatiran kepatuhan peraturan setelah sumbangan ke resor ski pribadi.[58]
Ratcliffe membagi waktunya antara Hampshire dan Monako.[59] Pada tahun 2017, ia mengajukan rencana kelimanya untuk membangun rumah mewah di Thorns Beach dekat Beaulieu di Hampshire, yang akan menggantikan bungalow dua kamar tidur yang ada.[60] Pada bulan September 2020, ia secara resmi mengubah tempat tinggal pajaknya dari Hampshire ke Monako, yang diperkirakan akan menghemat pajaknya sebesar £4 miliar.[3] Ia memiliki sebuah perkebunan di tepi Danau Jenewa di Swiss,[61] serta hotel Le Portetta di Courchevel dan Lime Wood di Hampshire.[62]
Ratcliffe memiliki dua kapal pelesir super buatan Feadship: Hampshire dan Hampshire II. Kapal pesiar pertamanya dibangun oleh Feadship dengan nama Barbara Jean, dan kemudian dijual. Pada tahun 2012, ia menerima pengiriman Hampshire II sepanjang 78 meter (256 kaki), yang dibangun oleh Royal Van Lent, yang masih dimilikinya.[63]
Dukungan Brexit
Ratcliffe mendukung keluarnya Britania Raya dari Uni Eropa.[64] Ratcliffe adalah seorang Euroskeptik dan mengatakan pada tahun 2019, "Sebagai sebuah bisnis, INEOS mendukung pasar bersama, tetapi bukan Amerika Serikat Eropa."[65] Ia menentang "lapisan demi lapisan" undang-undang Eropa yang menurutnya membuat perekonomian Eropa semakin rumit dan tidak efisien.[64][66] Dia secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap para politisi, mengkritik mereka atas cara mereka menegosiasikan perjanjian penarikan Brexit, dan bagaimana mereka sering kali "senang makan siang bersama para bankir" tetapi kurang tertarik untuk membahas masalah ekonomi dengan para industrialis dan pemilik bisnis.[67]
↑Grainne Gilmore (21 April 2008). "Business big shot: Jim Ratcliffe". The Times. London. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Juli 2008. Diakses tanggal 22 Juni 2008.
↑"How Sir Jim Ratcliffe built INEOS into the UK's biggest private company". www.business-sale.com.com.;