Beberapa atau seluruh referensi dari artikel ini mungkin tidak dapat dipercaya kebenarannya. Bantulah dengan memberikan referensi yang lebih baik atau dengan memeriksa apakah referensi telah memenuhi syarat sebagai referensi tepercaya. Referensi yang tidak benar dapat dihapus sewaktu-waktu.
James Yusufa Diraja Nugroho, atau lebih dikenal dengan monomin Jemsii (lahir 13 Januari 2003) adalah produser rekaman, penulis lagu, komposer, dan penyanyi Indonesia. James memakai monomin Jemsii untuk proyek musik dan nama panggungnya. James mendapatkan pengakuan secara luas setelah lagu produksinya "Garam & Madu (Sakit Dadaku)" yang berkolaborasi bersama Tenxi dan Naykilla dirilis di akhir tahun 2024 menjadi populer. James dianggap memperkenalkan aliran musik Hipdut, sebagai perpaduan antara Hip Hop dan Dangdut ke aliran musik arus utama. [1]
Ia sempat mendirikan duo musik JEJA bersma Jaz Rowe di tahun 2021. Menghasilkan dua single "EVERYTHING" dan "SENJA". Dalam proyek tersebut James tak hanya berkontribusi sebagai produser dan penulis lagu tetapi juga sebagai vokalis.
2024 - Sekarang: "Garam & Madu (Sakit Dadaku)" dan Album Puting Beliung
Di tahun 2024, James mulai merilis karya debutnya sebagai Jemsii dengan single "Coba Lagi", menandakan kolaborasinya bersama Tenxi. Dirilis pada 18 Oktober 2024. Single lanjutan "Garam & Madu (Sakit Dadaku)" kolaborasinya bersama Tenxi di rilis kemudian pada Desember 2024 di kanal youtube saja, sebelum akhirnya serentak di layanan streaming pada Januari 2025. Ini karena single tersebut masih dalam tahap publishing hingga akhir tahun 2024.
"Garam & Madu (Sakit Dadaku)" langsung melambungkan nama Jemsii bersama Tenxi dan Naykilla dalam ranah musik arus utama. Single tersebut merajai dua tangga lagu besar Billboard untuk Official Indonesian Chart dan Billboard Indonesian Songs selama 12 minggu. Setelah debut di posisi ke 5 pada minggu pertama perilisannya. Berikutnya pada 28 April 2025, Jemsii ditampilkan dalam single utama Naykilla "Kasih Aba Aba" untuk EP debutnya centyl. "mejikuhibiniu" menjadi single ketiga dari Jemsii dirilis pada 27 Juni 2025.
Pada 17 Agustus 2025, album studio debut Jemsii bersama Tenxi diumumkan dengan judul Puting Beliung. Album berisi 13 lagu dengan tiga single rilisan sebelumnya "Coba Lagi", "Garam & Madu (Sakit Dadaku)" dan "mejikuhibiniu" masuk dalam track album tersebut. Pada tanggal 29 Agustus 2025. James sebagai Jemsii merilis album studio debutnya bersama Tenxi berjudul Puting Beliung.
Jemsii masuk dalam jajaran pelopor budaya dari majalah USS Feeds untuk USS FEED 50 edisi tahun 2025. Ini merupakan perannya sebagai salah satu dari 50 figur yang dinilai memiliki dampak besar di edisi tahun ini. [4]