Jean-Paul Aimé Gobel (lahir 14 Mei 1943) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Prancis yang mengabdi dalam penugasan diplomatik Takhta Suci.
Biografi
Gobel lahir pada 14 Mei 1943 dan ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Annecy pada 29 Juni 1969.
Karir diplomatik
Ia menyelesaikan program studi di Akademi Gerejawi Kepausan pada 1970[1] dan kemudian masuk penugasan diplomatik Takhta Suci. Penugasan awalnya dilakukan di Australia, Papua Nugini, Mozambik, Nikaragua, dan Burundi.[2] Pada permulaan Mei 1989, Gobel menjadi diplomatik Takhta Suci pertama yang ditugaskan ke Hong Kong dalam rangka untuk mengkaji penanganan dekat Gereja di Tiongkok dan kepentingan jangka panjang untuk hubungan antara Tiongkok dan Takhta Suci.[3][4][a] Meskipun berbasis di Hong Kong, ia mengunjungi Mongolia ata sundangan pemerintah untuk mengkaji bagaimana keberadaan misionaris Katolik disana, yang dihasilkan dalam penugasan karya dari Kongregasi Hati Kudus Maria.[5]
Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi uskup agung tituler Calatia dan Nunsius Apostolik untuk Armenia dan Georgia pada 7 Desember 1993.[6] Ia menerima penahbisan episkopal pada 6 Januari 1994.[7] Pada 15 January 1994, Yohanes Paulus juga mengangkatnya menjadi Nunsius untuk Azerbaijan.[8] Antara 1993 dan 1996, ia juga mengepalai Administrasi Apostolik Kaukasus. Pada 6 Desember 1997, Yohanes Paulus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Senegal, Guinea-Bissau, Mali, dan Tanjung Verde, dan Delegasi Apostolik untuk Mauritania.[9]
Pada 31 Oktober 2001, Yohanes Paulus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Nikaragua.[10] Pada 10 Oktober 2007 ia diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Iran.[11] Pada 5 Januari 2013, ia diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Mesir serta Delegasi untuk Liga Arab.[12] Ia mengakhiri penugasannya sebagai nunsius saat ia digantikan oleh Bruno Musarò pada 5 Februari 2015.
↑Charbonnier, Jean (2013). "The "Underground" Church". Dalam Tang, Edmond; Wiest, Jean-Paul (ed.). The Catholic Church in Modern China: Perspectives. Wipf and Stock. hlm.68. Diakses tanggal 29 May 2019.