Jean-Charles, chevalier de Borda (4 Mei 1733–19 Februari 1799) adalah seorang matematikawan, fisikawan, dan perwira Angkatan Laut Prancis.
Biografi
Borda lahir di kota Dax dari pasangan Jean‐Antoine de Borda dan Jeanne‐Marie Thérèse de Lacroix.[1][2]
Pada tahun 1756, Borda menulis Mémoire sur le mouvement des projectiles, sebuah hasil karyanya sebagai insinyur militer. Atas karya tersebut, ia terpilih menjadi anggota Akademi Sains Prancis pada tahun 1764.
Borda adalah seorang pelaut sekaligus ilmuwan, ia menghabiskan waktu di Karibia untuk menguji kemajuan dalam bidang kronometer. Antara tahun 1777 dan 1778, ia berpartisipasi dalam Perang Revolusi Amerika. Pada tahun 1781, ia ditugaskan untuk memimpin beberapa kapal di Angkatan Laut Prancis. Pada tahun 1782, ia ditawan oleh Inggris, dan dikembalikan ke Prancis tak lama kemudian. Ia kembali bekerja sebagai insinyur di Angkatan Laut Prancis, melakukan peningkatan pada kincir air dan pompa. Ia diangkat sebagai Inspektur Konstruksi Kapal Angkatan Laut Prancis pada tahun 1784, dan dengan bantuan arsitek angkatan laut Jacques-Noël Sané pada tahun 1786, ia memperkenalkan program konstruksi besar-besaran untuk merevitalisasi angkatan laut Prancis berdasarkan desain standar dari Sané.
Pada tahun 1770, Borda merumuskan sebuah sistem pemungutan suara preferensial peringkat yang dikenal sebagai Penghitungan Borda. Akademi Sains Prancis menggunakan metode Borda untuk memilih anggotanya selama sekitar dua dekade sampai akhirnya dihentikan oleh Napoleon Bonaparte yang bersikeras agar metodenya sendiri digunakan setelah ia menjadi presiden Akademi pada tahun 1801. Penghitungan Borda masih digunakan hingga saat ini di beberapa lembaga akademik, kompetisi, dan beberapa yurisdiksi politik. Penghitungan Borda juga menjadi dasar bagi metode lain seperti Sistem Borda Kuota, metode Black, dan Metode Nanson.
Pada tahun 1778, ia menerbitkan metodenya tentang pengurangan jarak bulan untuk menghitung garis bujur, yang masih dianggap sebagai prosedur matematika terbaik dari beberapa prosedur serupa untuk navigasi dan penentuan posisi di masa sebelum adanya kronometer. Metode tersebut digunakan, misalnya, oleh Ekspedisi Lewis dan Clark untuk mengukur garis lintang dan garis bujur mereka selama eksplorasi di Amerika Serikat bagian barat laut.
Lingkaran refleksi, dipajang di museum angkatan laut Toulon
Tabel logaritma
Dengan munculnya sistem metrik, setelah Revolusi Prancis diputuskan bahwa seperempat lingkaran harus dibagi menjadi 100 satuan sudut, yang saat ini dikenal sebagai gradian, alih-alih 90 derajat, dan gradian dibagi menjadi 100 menit busur sentesimal (sentigrad) alih-alih 60 menit busur.[3] Hal ini memerlukan penghitungan tabel trigonometri dan logaritma yang sesuai dengan satuan baru tersebut, serta instrumen untuk mengukur sudut dalam sistem yang baru.[4]
Borda menciptakan instrumen untuk mengukur sudut dalam satuan baru (instrumen tersebut tidak lagi bisa disebut sebagai "sekstan") yang kemudian digunakan dalam pengukuran busur meridian antara Dunkerque dan Barcelona oleh Delambre untuk menentukan jari-jari Bumi dan dengan demikian menentukan panjang meter. Tabel logaritma sinus, sekan, dan tangen juga diperlukan untuk tujuan navigasi. Borda adalah seorang pendukung setia sistem metrik dan mulai menyusun tabel logaritma ini sejak tahun 1792, namun publikasinya tertunda hingga setelah kematiannya. Karya tersebut baru diterbitkan pada Tahun IX (1801) dengan judul Tables of Logarithms of sines, secants, and tangents, co-secants, co-sines, and co-tangents for the Quarter of the Circle divided into 100 degrees, the degree into 100 minutes, and the minute into 100 seconds hingga sepuluh desimal, dan menyertakan tabel logaritmanya hingga 7 desimal dari 10.000 hingga 100.000 dengan tabel untuk mendapatkan hasil hingga 10 desimal.
Pembagian derajat menjadi seperseratus dibarengi dengan pembagian hari menjadi 10 jam yang masing-masing terdiri dari 100 menit (waktu desimal), dan peta-peta baru diperlukan untuk menunjukkan derajat garis lintang dan garis bujur yang baru. Kalender Republik Prancis dihapuskan oleh Napoleon pada tahun 1806, namun lingkaran dengan satuan 400 (gradian) tetap bertahan sebagai Gradian.
↑Tables Trigonométriques Décimales ou Table des Logaritihmes des Sinus, Sécantes et Tangentes, Suivant la Divisiondu Quart de Cercle en 100 degrés, du Degré en 100 Minutes, et de la Minute en 100 Secondes revues, augmentées et publiées par J. B. Delambre, Paris, AN IX (1801), L'Imprimerie de la République
Mascart, Jean (2000) [1919]. La vie et les travaux du chevalier Jean-Charles de Borda (1733–1799). Épisodes de la vie scientifique au XVIIIe siècle. Bibliothèque de la revue d'histoire maritime. Kata pengantar oleh Denis Lieppe dan Étienne Taillemite. Paris: Presses de l'Université de Paris-Sorbonne. ISBN2-84050-173-2.