Ia menjadi sekretaris di Nunsiatur Bolivia (1997-2000), Slowakia (2000-2004), Selandia Baru (2004-2007) dan konselor kedua di Kenya (2007-2010), Slovenia dan Makedonia (2010-2012).[1] Pada 2012, ia menjadi konselor utama di kantor Pengamat Permanen Takhta Suci untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.[1][4]
Pada 25 Januari 2024, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Zimbabwe sesambil juga memberikannya gelar Uskup Agung TitulerVoli.[6] Pada 6 April 2024, ia ditahbiskan menjadi uskup agung.