Jan Žižka z Trocnova a Kalicha (bahasa Indonesia: Jan Žižka dari Trocnov dan Kalich) adalah seorang pemimpin militer dan ksatria asal ceko. Ia hidup sezaman dan merupakan pengikut dari Jan Hus, serta seorang Husite Radikal terkemuka yang memimpin faksi Taborit selama Perang Husite. Terkenal karena keahlian militernya yang luar biasa, Žižka dirayakan sebagai pahlawan nasional Ceko. Ia memimpin pasukan Husite dalam pertempuran melawan tiga kampanye perang salib dan tetap tidak terkalahkan sepanjang karier militernya.
Taktik Žižka tidak lazim dan inovatif, dan saat ini dianggap sebagai contoh awal dari perang gerilya dan perang asimetris modern. Selain melatih dan memperlengkapi pasukannya sesuai dengan kemampuan mereka, ia menggunakan Kereta Perang Berperisai yang dikenal sebagai benteng kereta (wagon fort), yang dilengkapi dengan meriam kecil dan meriam tangan, mendahului konsep tank lima ratus tahun kemudian. Ia memanfaatkan medan secara lebih luas daripada hal yang lazim pada masanya, menggunakan pengintaian, pengetahuan, dan manipulasi medan untuk mendukung taktik gerilya serta manuver defensifnya pada masa ketika serbuan kavaleri dan pertempuran di lapangan terbuka merupakan praktik standar. Pasukannya dilaporkan sangat disiplin dan setia, karena direkrut dari kalangan bangsawan, milisi, hingga kaum tani. Taktiknya menuntut pelatihan yang cepat bagi para rekrutan baru untuk menghadapi lawan-lawan yang sangat terlatih dan berbaju besi secara berulang kali, yang biasanya berjumlah lebih banyak daripada pasukannya sendiri. Menurut para penulis di kemudian hari, Žižka jarang menerjunkan pasukannya ke dalam pertempuran kecuali ia telah memastikan keuntungan taktis yang kuat terlebih dahulu—sering kali melalui penyergapan, pengacauan pergerakan musuh, atau penggunaan medan yang dibentengi—yang secara signifikan meningkatkan peluang kemenangan meskipun kalah dalam jumlah. Karena alasan-alasan tersebut, Žižka sering dianggap sebagai salah satu komandan militer terbesar sepanjang masa dan taktiknya saat ini dipelajari di akademi-akademi militer di seluruh dunia.
Sebuah monumen didirikan di Bukit Vítkov di Praha untuk menghormati Jan Žižka dan kemenangannya di bukit tersebut pada tahun 1420. Monumen ini merupakan patung penunggang kuda (equestrian) dari perunggu terbesar ketiga di dunia.[2]
Kehidupan Awal
Jan Žižka lahir di salah satu dari dua Meierhof (rumah besar pertanian) di desa Trocnov (sekarang bagian dari Borovany). Sebuah legenda kuno menyebutkan bahwa ia lahir di dalam hutan di bawah pohon ek yang tumbuh tepat di sebelah ladang dan kolam-kolam kecil milik Meierhof tersebut.[3] Keluarga Žižka termasuk dalam kalangan bangsawan rendah Ceko (zemané), tetapi tidak memiliki banyak harta tanah. Sedikit yang diketahui tentang anggota keluarga lainnya. Jan Žižka memiliki beberapa saudara kandung, tetapi satu-satunya nama yang diketahui oleh para sejarawan adalah saudara lak-lakinya, Jaroslav, dan saudara perempuannya, Anežka. Keluarga tersebut memiliki lambang lambang berupa gambar lobster air tawar (crayfish).[3]
Tanggal lahir Žižka tidak diketahui. Sebuah dokumen tertanggal 3 April 1378 menyebutkan Johannes dictus Zizka de Trocnov (Jan yang disebut Zizka dari Trocnov) sebagai saksi dalam sebuah kontrak pernikahan. Berdasarkan dokumen ini, diasumsikan bahwa Žižka pasti sudah cukup umur pada masa itu dan lahir sekitar tahun 1360. Meskipun demikian, tidak ada bukti langsung apakah Jan Žižka yang tercantum dalam dokumen ini identik dengan panglima perang Husite tersebut. Sebagai contoh, sejarawan Ceko, Tomek, dan para pengikutnya menduga bahwa sosok tersebut bisa jadi adalah ayah sang pemimpin militer. Mereka berargumen bahwa jika Žižka sudah dewasa pada tahun 1378, ia akan terlalu tua untuk menjadi komandan yang cakap setelah tahun 1419.[3][4] Pihak lain, seperti Šmahel, mengakui bahwa usia tersebut sekalipun mungkin tidak menghalanginya untuk memimpin dengan sukses.[4] Lebih jauh lagi, sejarawan Petr Čornej mencatat bahwa "Žižka" bukanlah nama keluarga, melainkan nama julukan spesific yang tidak pernah terbukti disandang oleh anggota keluarga Žižka lainnya.
Pada tahun 1378–1384, nama Žižka muncul di beberapa dokumen kepemilikan tanah, yang mengindikasikan bahwa ia sedang berjuang melawan masalah keuangan jangka panjang.[5] Pada tahun 1381, keberadaan Žižka tercatat di Praha dalam kaitannya dengan penyelesaian warisan atas tanah milik keluarga di Trocnov. Belum jelas bagaimana menghubungkan masa tinggalnya ini dengan laporan Piccolomini di kemudian hari[6] yang menyebutkan bahwa Žižka muda menerima pendidikan di lingkungan istana kerajaan Praha. Sebuah dokumen dari tahun 1384 juga menyebutkan nama seorang perempuan bernama Kateřina, istri dari Johannes dictus Zizka.[3] Dokumen ini menyatakan bahwa Žižka menjual ladang yang pernah ia peroleh dari Kateřina sebagai Mahar. Setelah tanggal tersebut, nama Žižka menghilang dari dokumen sejarah selama 20 tahun dan umumnya diasumsikan bahwa ia menjadi tentara bayaran.
Referensi
12One or more of the preceding sentences incorporates text from a publication now in the public domain: Templat:Britannica 1911 This also cites:
Count Lützow, Bohemia: An Historical Sketch (London, 1896)
Louis Léger, Jean Žižka in "Nouvelles études Slaves," deuxième série (Paris, 1886)
1234Tomek, Václav Vladivoj (2014). Jan Žižka z Trocnova (dalam bahasa Ceko). Prague: Dobrovský. hlm.9.
12Šmahel, František (1969). Jan Žižka z Trocnova (dalam bahasa Ceko). Prague: Melantrich. hlm.22–25.
↑Čornej, Petr (2019). Jan Žižka (dalam bahasa Ceko). Paseka.
↑Piccolomini, Aeneas Silvius (2005). Hejnic, Josef (ed.). Historia Bohemica. Band I: Historisch-kritische Ausgabe des lateinischen Textes. Diterjemahkan oleh Eugen Udolph. Köln-Weimar-Wien: Böhlau Verlag.