James Malone lahir di Youngstown, Ohio, pada 8 Maret 1920. Sebagai putra dari pandai baja, Malone bekerja di pabrik baja selama setahun untuk mengumpulkan uang demi perguruan tinggi.[1] Ia masuk Seminari Santa Maria di Wickliffe, Ohio. Ia kemudian menerima gelar Doctor of School Administration dari Catholic University of America di Washington, D.C.[2]
Malone ditahbiskan menjadi imam di Youngstown oleh Uskup James A. McFadden untuk Keuskupan Youngstown pada 26 Mei 1945.[3][4]
Paus Paulus VI mengangkat Malone menjadi uskup Youngstown ketiga pada 2 Mei 1968, setelah kematian Uskup Walsh. Pada 1972, Malone didiagnosa mengidap kanker lambung, namun dinyatakan sembuh setelah lima tahun pengobatan.[5] Setelah penutupan Youngstown Sheet and Tube di Youngstown pada 1977, 5.000 orang di kawasan Youngstown kehilangan pekerjaan mereka. Malone memimpin upaya gagal oleh rohaniwan dari kepercayaan-kepercayaan berbeda untuk menghentikannya.[2]
Malone menjadi advokat kuat komunikasi lintas agama. Ia terpilih menjadi pemimpin Katolik pertama dari Dewan Gereja Ohio. Ia menyampaikan kobat di gereja-gereja Protestan dan memujuk para imamnya untuk menjalin kontak dengan kongregasi non-Katolik.[2] Dari 1983 sampai 1986, Malone menjabat sebagai presiden Konferensi Waligereja Amerika Serikat.
Pensiun
Pada 5 December 1995, Paus Yohanes Paulus II menerima pengunduran diri Malone sebagai uskup Youngstown.[3] Pada 1999, para dokter bedah mengangkat salah satu ginjal Malone. Pada Maret 2000, ia masuk St. Elizabeth Hospital Medical Center di Youngstown, tempat limpanya diangkat. James Malone meninggal di Youngstown setelah pembedahan pada 9 April 2000.[5][3]