* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 10 April 2026 ‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 26 Maret 2026
Bhuyan lahir di Glostrup dan tumbuh besar di kawasan Brøndby Nord. Orang tuanya bermigrasi ke Denmark dari Bangladesh pada akhir 1960-an. Pada usia 15 tahun, Bhuyan mulai bermain untuk tim muda Brøndby IF dan mencetak gol melawan tim cadangan FC Copenhagen. Setelah pertandingan tersebut, pelatih lawan menemuinya dan menawarinya tempat di tim, yang kemudian ia terima.[2]
Saat berusia 16 tahun, Bhuyan hampir dipromosikan ke tim senior Copenhagen. Namun, kariernya mengalami pukulan besar ketika dia terjebak dalam sebuah perkelahian geng. Dia ditembak empat kali, dan salah satu peluru dilaporkan hanya meleset dua sentimeter dari jantungnya. Dia sempat koma selama dua hari dan harus menjalani 12 operasi. Meskipun peluangnya untuk kembali bermain sepak bola profesional sangat kecil, dia berhasil kembali ke lapangan, meski harus turun ke divisi bawah di Denmark.[3]
Dalam sebuah wawancara, Bhuyan kemudian menceritakan kesulitan yang dihadapinya saat mencoba kembali bermain: "Beberapa orang di sekitar saya, mereka meninggal. Tapi, anda tahu, saya selamat. Karena cedera itu, saya tidak merasakan apa pun di tangan kanan saya. Jadi dokter ingin mengambil beberapa saraf dari kaki saya dan menempelkannya ke lengan saya. Tapi saya mengatakan kepada mereka, saya membutuhkan kaki saya."[4]
Karier klub
Bhuyan pada 2019.
Bhuyan memulai karier seniornya bersama klub divisi dua Denmark, Hellerup IK, di mana dia bermain selama tiga musim.
Pada tahun 2012, Bhuyan bergabung dengan Abahani Limited Dhaka, salah satu klub terbesar di Bangladesh. Setelah dua tahun, termasuk menjalani debut bersama tim nasional, dia kembali ke Denmark untuk bermain bersama klub divisi dua seperti BK Avarta dan Avedøre IF.
Pada tahun 2014, Bhuyan kembali ke Bangladesh dengan bergabung ke Sheikh Jamal Dhanmondi Club. Di musim debutnya, dia meraih dua gelar domestik, yaitu Liga Utama Bangladesh2015 dan Piala Federasi 2015. Dia juga meraih trofi internasional pertamanya dengan menjuarai Piala Raja Bhutan 2014. Dia kemudian tampil enam kali di Piala AFC 2016 bersama klub tersebut. Pada 2016, dia pindah ke Sheikh Russel KC dan mencetak dua gol di liga.[5]
Pada musim 2017–18, Bhuyan bergabung dengan Saif SC. Dia juga sempat dipinjamkan ke Chittagong Abahani Limited untuk mengikuti Sheikh Kamal International Club Cup 2019, di mana dia mencetak satu gol melawan Young Elephants FC.[6] Pada 2019, dia ditunjuk sebagai kapten Saif SC.
Pada tahun 2020, Bhuyan bergabung dengan klub India Mohammedan SC Kolkata di Liga-I dengan status pinjaman satu musim.[7] Dalam pertandingan melawan Churchill Brothers, dia menjadi pemain Bangladesh kedua yang menjadi kapten klub India, setelah Monem Munna yang pernah menjadi kapten East Bengal pada era 1990-an.[5]
Pada Agustus 2023, Bhuyan bergabung dengan klub Argentina Club Sol de Mayo yang bermain di Torneo Federal A, setelah sempat dikabarkan akan bertahan di Sheikh Russel. Dia akhirnya memastikan kepindahannya karena masalah pembayaran gaji yang belum diselesaikan oleh klub lamanya.[8]
Pada 31 Agustus 2013, Bhuyan menjalani debut untuk tim nasional Bangladesh melawan Nepal di Kejuaraan SAFF2013, sekaligus menjadi pemain non-residen pertama yang membela tim nasional.[9] Dia juga terpilih sebagai Pemain Terbaik di turnamen Piala Emas Bangabandhu 2015.[10]
Bhuyan dimasukkan ke dalam skuad tim nasional U-23 Bangladesh yang berkompetisi di Pesta Olahraga Asia 2018 sebagai salah satu dari tiga pemain senior. Pada 19 Agustus 2018, dia mencetak gol kemenangan di masa injury time dalam kemenangan 1–0 atas tim nasional U-23 Qatar, yang membawa Bangladesh lolos ke babak 16 besar Pesta Olahraga Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah.[11]
Bhuyan mencetak gol pertamanya untuk tim nasional senior pada 13 November 2021, dalam kemenangan 2–1 atas Maladewa di Four Nations Football Tournament 2021.[12]
Kehidupan pribadi
Pada 18 Mei 2019, Bhuyan diundang ke studio La Liga untuk melakukan komentar langsung bersama Joe Morrison dan John Burridge. Pertandingan yang dikomentari adalah antara Real Valladolid dan Valencia CF. Dia juga menjadi komentator untuk pertandingan antara SD Eibar dan FC Barcelona.[13]
Pada 5 Januari 2020, Bhuyan menikah. Upacara pernikahannya berlangsung di kota kelahirannya, Copenhagen, Denmark.[14]