Jalur ini adalah perlanjutan bagian selatan dari Jalur P'yŏngŭi. Secara teoretis, jalur ini menghubungkan Pyongyang dengan Busan di Korea Selatan, tetapi, pada kenyataannya, jalur ini berhenti di Kaesong karena terhalang Zona Demiliterisasi Korea.
Sejarah
Jalur ini awalnya merupakan bagian dari Jalur Kyŏngŭi yang dibuka pada tahun 1905. Saat periode okupasi Jepang di Korea, pada jalur ini terdapat kereta internasional dari Pusan hingga Fungtian (Shenyang). Setelah kemerdekaan Korea, Jalur Kyongui kemudian dibagi menjadi tiga bagian, dan bagian jalur kereta dari Stasiun Sariwon Chongnyon hingga Lintang 38 ditutup oleh tentara Uni Soviet.[2][3] Sebelum Perang Korea, kereta penumpang Korea Selatan berjalan dari Stasiun Yongsan hingga Stasiun T'osong (Kaepung).[3] Setelah perang berakhir, ujung selatan jalur ini kemudian diganti menjadi Stasiun Kaesong.[2]
Pada tahun 2007, bagian jalur Kaesong-Dorasan dibuka untuk koneksi menuju Korea Selatan, dan selama beberapa tahun ada kereta kargo dari Korea Selatan ke Kawasan Industri Kaesong, serta kereta penumpang mencapai Daerah Turis Gunung Kumgang, namun sejak saat itu kedua jasa ini sudah dihentikan. Kereta kargo yang pertama dijalankan pada 11 Desember 2007, membawa bahan bangunan dari Munsan di Korea Selatan menuju Kaesong, dan sepatu serta baju dalam perjalanan baliknya ke Korea Selatan.[4]
Layanan
Berikut ini adalah beberapa layanan kereta yang diketahui beroperasi di sisi Korea Utara jalur ini:[2]
↑Japanese Government Railways (1937), 鉄道停車場一覧. 昭和12年10月1日現在(The List of the Stations as of 1 October 1937), Tokyo, Kawaguchi Printing Company, pp. 483484
1234Kokubu, Hayato (2007), ?軍?の?道 (The railway of the general), Tokyo, Shinchosha, ISBN 978-4-10-303731-6