Tol ini mulai dibangun pada tahun 2022 dan telah beroperasi secara fungsional sejak akhir 2024.[2] Operasional resmi tanpa tarif dimulai pada 9 Maret2025, kemudian tarif resmi diberlakukan mulai 28 April2025 berdasarkan keputusan dari Kementerian PUPR.[3] Ruas ini dibangun oleh PT Hutama Karya (Persero) melalui anak usahanya PT Hutama Marga Waskita.[2]
Spesifikasi
Panjang: 18,05km
Lajur: 2×2 (dua arah, dua lajur per arah)
Status: Beroperasi penuh sejak April 2025
Koridor: Seksi 2 dari ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat