Jalan Kyai Haji Mohammad Mansyur adalah salah satu nama jalan utama di Jakarta. Nama jalan ini diambil dari nama seorang ulama dan pahlawan revolusi kemerdekaan Republik Indonesia asal Jakarta, Muhammad Mansur.[1][2] Jalan sepanjang 2,65 kilometer ini melintang dari persimpangan Jalan KH Hasyim Ashari sampai persimpangan Jembatan Lima. Jalan ini berada di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat Jalan ini melintasi 7 kelurahan:
- Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat
- Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat
- Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat
- Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat
- Krendang, Tambora, Jakarta Barat
- Tambora, Tambora, Jakarta Barat
- Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat
Di jalan ini terdapat Pasar Jembatan Lima, SMP Bhineka Tunggal Ika, Vihara Sasana Diepa, dan Masjid Al Mansyur. Jalan ini rawan terhadap banjir.[3] Di jalan ini pernah dipenuhi oleh pedagang kaki lima yang membuat jalan ini macet.[4][5][6] Selain itu, jalan ini pernah menjadi sempit akibat proyek saluran air.[7] Selain itu, jalan ini cukup sering dijadikan tempat untuk ajang tawuran.[8][9]