Jalan Dewi Sartika adalah nama salah satu jalan besar Jakarta. Nama jalan ini diambil dari nama seorang Pahlawan nasional yaitu Dewi Sartika. Jalan ini menghubungkan persimpangan Cililitan yang merupakan pertemuan antara Jalan Raya Bogor, Jalan Mayjen Sutoyo, dan Jalan Cililitan Besar dengan Jalan Otto Iskandardinata. Sejatinya, jalan Dewi Sartika merupakan salah satu bagian dari Jalan Raya Pos (atau lebih dikenal dengan nama Jalan Daendels/Jalan Raya Anyer Panarukan) yang dibangun oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda, Herman Willem Daendels (di mana Jalan Raya Bogor dan Jalan Otto Iskandardinata juga merupakan bagian dari Jalan Daendels) jika melihat peta lama Jakarta pada masa penjajahan. Jalan ini melintasi dua kelurahan, yaitu:
Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur
Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur
Persimpangan
Jalan Dewi Sartika memiliki 2 persimpangan, yaitu: