Pada tahun 2000, ia mengganti kepala staf Kepolisian Nasional Yacin Yabeh, yang kemudian melakukan percobaan kudeta. Sebagai kandidat pemilihan presiden satu-satunya pada pemilihan presiden 8 April2005, ia meraih 100% suara. Ia mengatakan periode keduanya sebagai Presiden adalah periode terakhirnya sebagai Presiden.