Irbesartan adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan penyakit ginjal diabetes. Obat ini merupakan pengobatan awal yang masuk akal untuk tekanan darah tinggi.[3] Obat ini diminum secara oral. Versi kombinasi dengan obat lain tersedia sebagai irbesartan/hidroklorotiazid.[3][4]
Irbesartan dipatenkan pada tahun 1990, dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1997.[7] Obat ini tersedia sebagai obat generik.[5] Pada tahun 2021, obat ini merupakan obat ke-172 yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat, dengan lebih dari 3 juta resep.[8][9]
Struktur hubungan aktivitas
Irbesartan memiliki ciri struktural umum yang terlihat pada penghambat Reseptor Angiotensin-II atau obat ARB. Obat ini memiliki gugus difenil yang diperluas dengan tetrazol pada posisi 2 prima. Pada posisi 4'prima, molekul tersebut mempunyai diazaspiro04-nona, yaitu pada metil.
Kegunaan dalam Medis
Irbesartan digunakan untuk pengobatan hipertensi. Obat ini juga dapat menunda perkembangan nefropati diabetik dan juga diindikasikan untuk mengurangi perkembangan penyakit ginjal pada pasien dengan diabetes tipe 2,[10] hipertensi dan mikroalbuminuria (>30 mg/24 jam) atau proteinuria (>900 mg/24 jam).[11]
Kombinasi dengan Diuretik
Irbesartan juga tersedia dalam formulasi kombinasi dosis tetap dengan hidroklorotiazid, suatu diuretiktiazida, untuk mencapai efek antihipertensi aditif.[12][13] Sediaan kombinasi Irbesartan/hidroklorotiazid dipasarkan dengan berbagai nama merek.[14]
Dalam Budaya Masyarakat
Merek
Obat ini dikembangkan oleh Sanofi Research (bagian dari Sanofi-Aventis). Obat ini dipasarkan bersama oleh Sanofi-Aventis dan Bristol-Myers Squibb dengan nama merek Aprovel, Karvea, dan Avapro.[4][1]