Ioudaios (bahasa Yunani: Ἰουδαῖοςcode: grc is deprecated ; pl. Ἰουδαῖοιcode: grc is deprecated Ioudaioi)[1] adalah sebuah etnonim Yunani yang digunakan dalam sastra klasik dan biblika yang umumnya diterjemahkan menjadi "Yahudi" atau "Yudea".[2][3] Dalam berbagai pengartiannya, kara tersebut juga diterjemahkan sebagai "orang Yudea", "orang dari wilayah Yudea" (Yunani: Ἰουδαίαcode: grc is deprecated )[1] dan "pemimpin Yudea".[4]
Pilihan terjemahan tersebut menjadi subjek debat sarjana berkelanjutan, memberikan pengaruh utamanya pada firman-firman dalam Alkitab (baik dalam Alkitab Ibrani maupun Perjanjian Baru) serta karya-karya penulis lainnya seperti Josephus dan Philo. Menerjemahkan kata tersebut menjadi Yahudi dipandang mengartikannya sebagai kepercayaan agama dari orang tersebut, sementara menerjemahkan kata tersebut menjadi Yudea menyatakan identitasnya berada di perbatasan geopolitik Yudea.[5]
Debut terjemahan terkait merujuk kepada istilah ἰουδαΐζεινcode: grc is deprecated (kata kerja),[6] yang secara literal diterjemahkan sebagai Yudaisasi,[7] dan Ἰουδαϊσμόςcode: grc is deprecated (kata benda), yang secara kontroversial diterjemahkan sebagai Yudaisme atau Yudeanisme.[8]
Freyne, Sean (2000). "Behind the Names: Samaritans, loudaioi, Galileans". Text and Artifact in the Religions of Mediterranean Antiquity. Wilfrid Laurier University Press. hlm.389–401. ISBN0-88920-356-3.
↑Christopher D. Stanley, The Colonized Apostle: Paul Through Postcolonial Eyes, pages 117-122 (Fortress Press, 2011). ISBN 978-0-8006-6458-9
↑James D. G. DunnJesus, Paul, and the Gospels 2011 Page 124 "6.6 and 9.17, where for the first time Ioudaios can properly be translated 'Jew'; and in Greco-Roman writers, the first use of Ioudaios as a religious term appears at the end of the first century ce (90- 96, 127, 133-36). 12."