Invasi Jamaika berlangsung pada Mei 1655 pada masa Perang Inggris Spanyol tahun 1654-1660. Dalam invasi ini, pasukan ekspedisi Inggris berhasil merebut koloni Spanyol di Jamaika (pada masa itu disebut "Santiago"). Penyerangan ini merupakan bagian dari rencana ambisius Oliver Cromwell untuk memperoleh koloni baru di benua Amerika; rencana ini disebut Rancangan Barat (Western Design).
Walaupun permukiman-permukiman besar seperti Santiago de la Vega (kini disebut Spanish Town) lemah perlindungannya dan dapat dengan mudah diduduki oleh Inggris, perlawanan dari para budak yang melarikan diri (atau kelompok Maroon Jamaika) terus berlanjut di wilayah pedalaman. "Rancangan Barat" sendiri terbilang gagal, tetapi Jamaika tetap dijajah Inggris dan secara resmi diserahkan oleh Spanyol sesuai dengan ketentuan Perjanjian Madrid (1670).
Koloni Jamaika tetap dijajah Inggris hingga negeri tersebut memperoleh kemerdekaannya pada 1962.
Black, Clinton (1965). The story of Jamaica from prehistory to the present. Collins.
Campbell, Mavis (1988). The Maroons of Jamaica 1655–1796: a History of Resistance, Collaboration & Betrayal. Bergin & Garvey.
Clodfelter, M. (2017). Warfare and Armed Conflicts: A Statistical Encyclopedia of Casualty and Other Figures, 1492-2015 (Edisi 4th). Jefferson, North Carolina: McFarland. ISBN978-0786474707.
Wright, Irene (1930). "The Spanish Resistance to the English Occupation of Jamaica, 1655-1660". Transactions of the Royal Historical Society. 13. JSTOR3678490.
Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.