Sejarah
Pada tanggal 2 Oktober 1930, IPG didirikan di New York City dengan nama McCann-Erickson, melalui penggabungan H.K. McCann Co. (didirikan pada tahun 1911) dengan Erickson Co. (didirikan pada tahun 1902).[5] Pada saat itu, perusahaan ini merupakan agen periklanan terbesar.[6]
Pada tahun 1960, McCann direstrukturisasi menjadi sebuah perusahaan induk dengan empat unit operasi, yakni McCann-Erickson Advertising (Amerika Serikat), McCann-Erickson Corp. (internasional), McCann-Marschalk, dan Communications Affiliates. Communications Affiliates terdiri dari sejumlah agen komunikasi terdiversifikasi.[6] Pada bulan Januari 1961, McCann diubah namanya menjadi Interpublic Group (IPG) dan membentuk perusahaan induk manajemen layanan pemasaran pertama, dengan McCann-Erickson sebagai anak usaha.[7]
Pada akhir tahun 1973, karena kliennya mulai lebih fokus pada strategi internasional, McCann-Erickson menggabungkan cabang domestik dan internasionalnya ke dalam satu agen di bawah IPG.[6]
Pada tahun 1997, McCann-Erickson World Group resmi dibentuk dengan beranggotakan sejumlah unit bisnis IPG.[8]
Pada bulan Desember 2000, Deutsch Inc, yang disebut oleh New York Times sebagai agen independen terbesar pada saat itu, resmi diakuisisi oleh IPG untuk dijadikan unit bisnis otonom.[9]
Pada tahun 2001, IPG resmi mengakuisisi True North Communications, perusahaan induk dari Foote Cone & Belding.[10] Sehingga pada saat itu, jaringan agen periklanan global milik Interpublic meliputi McCann-Erickson Worldwide, True North, dan Lowe Group; sementara jaringan layanan khusus globalnya meliputi Initiative Media Worldwide, Draft Worldwide, NFO Worldwide, Octagon, dan Zentropy Partners. Selain itu, Interpublic juga memiliki sebuah perusahaan layanan internet dan Allied Communications Group, yang mengelola perusahaan komunikasi khusus milik Interpublic.[11]
Pada tahun 2003, IPG setuju untuk membayar $115 juta guna mendamaikan tuntutan dari para pemegang sahamnya terkait adanya ketidakwajaran akuntansi, yang menyebabkan Interpublic harus menyatakan ulang laporan keuangannya, sehingga harga sahamnya jatuh.[12]
Pada bulan Maret 2004, IPG mengubah nama McCann-Erickson World Group menjadi McCann Worldgroup.[13]
Pada tanggal 15 September 2005, IPG mengumumkan rencananya untuk menyatakan ulang pendapatannya pada tahun fiskal 2000 hingga 2004, karena adanya masalah dalam akuntansi pendapatan, akuisisi, dan biaya sewa.[14] Pada tanggal 22 Maret 2006, IPG mencatatkan rugi pada kuartal keempat tahun 2005 dan menyatakan ulang laporan keuangannya untuk tiga kuartal pertama di tahun 2005, yang mengurangi pendapatannya sebesar $14,1 juta. Perusahaan ini juga mengumumkan bahwa direktur keuangannya resmi mengundurkan diri.[15]
IPG kemudian menjual 51 unit bisnisnya mulai tahun 2005 hingga 2006, yang terutama berlokasi di luar Amerika Serikat. Perusahaan inipun menyatakan bahwa mereka juga memutus 23 "afiliasi internasional yang membuat rugi" pada tahun 2006.[16] Pada bulan April 2007, IPG mengumumkan bahwa mereka telah setuju untuk membeli Reprise Media, sebuah biro pemasaran mesin pencari.[17] Pada bulan Juli 2007, FCB-Ulka Advertising Private Limited, anak usaha IPG, diubah namanya menjadi DRAFTFCB+Ulka Advertising Pvt. Ltd.[18]
Pada bulan Juli 2008, IPG resmi membentuk sebuah unit pembelian dan perencanaan media bernama Mediabrands (kemudian diubah namanya menjadi IPG Mediabrands).[19]
Pada bulan Maret 2014, IPG draftfcb resmi diubah namanya menjadi FCB.[20]
Pada bulan Januari 2016, IPG resmi menggabungkan Mullen dan Lowe and Partners untuk membentuk MullenLowe Group.[21]
Pada bulan Juli 2018, IPG mengumumkan bahwa mereka membeli sebuah perusahaan pemasaran basis data, yakni Divisi Solusi Pemasaran dari Acxiom dengan harga $2,3 miliar.[22]