Todi Pandapotan Hasibuan (Runner-up 1 Mister Indonesia 2007) berkesempatan mewakili Indonesia dalam ajang Mister World 2010.
Edwin Handoyo Lau (Runner-up 2 Mister Indonesia 2007) kini dikenal sebagai seorang koki.
Sejumlah kontestan Mister Indonesia 2007 juga berkompetisi di kontes L-Men of The Year:
L-Men of The Year 2006: Depaf Reguna Tarigan (The Best Body); I Dewa Made Mahardika Putra
L-Men of The Year 2008: Rocky Pramata (Runner-up 1 & 15 Besar Mister International 2008)
Organisasi
Meski sudah menggelar kontes sejak setahun sebelumnya, namun Organisasi Mister Indonesia (Inggris: Mister Indonesia Organization, MIO) baru resmi didirikan pada 18 Juni 2007. Pendirinya John Michael Pupella, pengusaha yang sebelumnya pernah mewakili Indonesia dalam ajang Manhunt International 1997.[1] Melalui MIO, John bukan saja merintis kontes Mister Indonesia, tetapi juga 2 kontes lain yakni Miss Indonesia Tourism dan International Man.
Edisi pertama kontes ini diadakan pada 26 April 2007 di Singapura. Sebanyak 8 kontestan yang dipilih melalui seleksi tertutup turut bertanding. Agustin Ramli terpilih sebagai juara.
Sebagai pemenang, Agustin Ramli berhak mewakili Indonesia di ajang Miss Tourism Pageant 2007, namun tanpa alasan yang diketahui, ia digantikan oleh Devinca Ana Sanya.
Agustin dan Jaswin sebelumnya sama-sama berkompetisi di Puteri Indonesia 2006. Agustin menduduki posisi 10 Besar, sementara Jaswin meraih posisi 5 Besar serta gelar Puteri Indonesia Berbakat.
International Man
Kontes pria bertaraf internasional ini diadakan untuk kali pertama di Bali pada 18 November 2007, bersamaan dengan perhelatan Mister Indonesia 2007. Final kedua ajang tersebut hanya berjarak sehari. Reinaldo Natanael Samosir, pemenang Mister Indonesia 2007, langsung mengikuti kompetisi internasional begitu dinobatkan.
Terdapat 11 kontestan yang mewakili 11 negara/teritorial. Taro Alexander Nordmark dari Swedia berhasil merebut gelar juara.[2] Kontes ini bagaimanapun hanya sekali digelar dan tidak dilanjutkan.