Insiden beruang coklat SankebetsuSebuah reproduksi dari "Kesagake" (袈裟懸け).
Insiden beruang coklat Sankebetsu (三毛別羆事件code: ja is deprecated , Sankebetsu higuma jiken), juga disebut sebagai serangan beruang Rokusensawa (六線沢熊害事件code: ja is deprecated , Rokusensawa yūgai jiken) atau insiden beruang coklat Tomamae (苫前羆事件code: ja is deprecated , Tomamae higuma jiken), adalah serangan beruang terburuk dalam sejarah Jepang,[1] yang menewaskan tujuh pemukim[2][3] di Rokusensawa, Sankebetsu, Tomamae, Rumoi, Hokkaidō, Jepang.
Insiden tersebut terjadi antara 9 dan 14 Desember 1915, setelah sejumlah besar beruang coklat terbangun dari hibernasi dan berulang kali menyerang banyak rumah di wilayah tersebut.