Gundik Rudolf adalah putri dari Baron Albin Vetsera, seorang diplomat dari istana Austria. Jasad-jasad Adipati Agung yang berusia 30 tahun dan baroness yang berusia 17 tahun tersebut ditemukan di tempat perburuan kekaisaran di Mayerling, Hutan Wina, 266 kilometer (165mi) dari barat daya ibukota, pada pagi 30 Januari 1889.[1]
Kematian putra mahkota tersebut memiliki dampak besar bagi sejarah pada abad kesembilan belas. Peristiwa tersebut memiliki dampak besar terhadap hubungan rumah tangga dari pasangan kekaisaran tersebut dan mengusik keamanan dalam garis langsung suksesi dinasti Habsburg. Karena Rudolf tak memiliki putra, suksesi akan diteruskan kepada saudara Franz Joseph, Haryapatih Karl Ludwig, dan putra sulungnya, Haryapatih Franz Ferdinand.[1]