Perusahaan ini didirikan pada bulan Desember 2009 dengan nama PT Railindo Global Karya untuk memproduksi komponen sarana perkeretaapian. Pada bulan September 2014, perusahaan ini mendirikan PT Inka Multi Solusi Service untuk menyediakan layanan perawatan sarana perkeretaapian. Pada bulan November 2014, Industri Kereta Api resmi menguasai mayoritas saham perusahaan ini. Nama dari perusahaan ini kemudian diubah menjadi seperti sekarang.
Pada bulan Juli 2015, perusahaan ini mendirikan PT Inka Multi Solusi Trading untuk berbisnis di bidang perdagangan komponen sarana perkeretaapian. Pada bulan Maret 2017, perusahaan ini mendirikan PT Inka Multi Solusi Consulting untuk berbisnis di bidang konsultansi teknik.[3] Pada bulan April 2017, perusahaan ini meresmikan workshop baru di atas lahan seluas 11.000 meter persegi di Bagi, Madiun.[4] Pada tahun 2019, perusahaan ini memasok panel interior untuk armada LRT Jabodebek.[2]
Pada tahun 2022, perusahaan ini mengekspor 15 unit modul pendingin udara kereta ke Filipina.[5] Pada bulan April 2023, perusahaan ini mendapat kontrak pengadaan paket perawatan bogie senilai Rp 800 miliar dari Kereta Api Indonesia.[6] Pada bulan Juli 2023, perusahaan ini menyelesaikan eksportasi 262 unit sasis gerbong barang yang dipesan oleh UGL Rail Services.[7] Pada bulan Agustus 2024, perusahaan ini mendapat kontrak pengadaan 450 unit sasis gerbong barang serupa dari UGL Rail Services.[8]