Ikatan Fisioterapi Indonesia disingkat IFI merupakan organisasi profesi fisioterapi resmi di Indonesia. IFI bertugas sebagai organisasi yang menaungi, menghimpun, membimbing, dan mengembangkan kompetensi para profesional fisioterapi di seluruh Indonesia. Organisasi ini terafiliasi dengan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. [1]
Sejarah
Fisioterapi di Indonesia dirintis sejak tahun 1956 di Rehabilitasi Centrum Prof. Dr. Soeharso (kini RS Ortopedi Dr. Soeharso) di Surakarta untuk melayani para pejuang yang cacat akibat perang. Pada tahun 1961 dibentuk sebuah wadah bagi profesi fisioterapi dengan nama Himpunan Asisten Fisioterapi Indonesia (HAFI). Selanjutnya organisasi HAFI berganti nama menjadi IKAFI (Ikatan Fisioterapi Indonesia) pada 10 Juni 1968 hingga kemudian pada tahun 1996 resmi berubah menjadi IFI (Ikatan Fisioterapi Indonesia). [2]
Peran dan Fungsi Utama
Organisasi ini memiliki beberapa tugas pokok dalam ekosistem kesehatan Indonesia, meliputi:
Standarisasi Kompetensi: Menetapkan pedoman standar pelayanan dan kode etik profesi bagi seluruh fisioterapis di seluruh Indonesia.
Pengembangan Pendidikan: Bekerja sama dengan institusi pendidikan tinggi untuk mencetak lulusan tenaga medis fisioterapi yang berkualitas.
Advokasi Anggota: Menjadi perwakilan resmi bagi tenaga fisioterapis yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan.
Kegiatan
Beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Fisioterapi Indonesia baik nasional maupun internasional, diantaranya:
International Conference Indonesian Physiotherapy Association 2018 [3][4]
Kongres Asian Western Pacific (AWP) dan Temu Ilmiah Tahunan Fisioterapi Indonesia (TITAFI) 2024 [5]