Ibrahim adalah salah satu pendukung Utsman bin Affan ketika para pemberontak mengepung rumah Utsman.[1][2] Tentang tahun meninggalnya diperdebatkan, disebutkan bahwa ia meninggal pada tahun 95 H (713/14 M)[2] atau 96 H (714/15 M)[1][2] atau 76 H (695/96 M)[4] ketika ia berusia 75 tahun.[2]
Al-Jarh wa at-Ta'dil: Ya'qub bin Syaibah berkata: "Ibrahim termasuk di antara tabi'in tingkatan pertama, dan dia dapat dipercaya."[2]An-Nasa'i menghitungnya di antara orang-orang yang dapat dipercaya,[1] dan Al-Ijli membuktikannya.[2] Diriwayatkan oleh semua kelompok kecuali At-Tirmidzi[2]