Paraguay (bentuk baku bahasa Indonesia: Paraguai[5]), dengan nama resmi Republik Paraguay (bahasa Spanyol:República del Paraguaycode: es is deprecated , bahasa Guarani:Tetã Paraguáicode: gn is deprecated ), adalah negara di Amerika Selatan yang terkurung daratan dan berada di dua sisi Sungai Paraguay. Paraguai berbatasan dengan Argentina di sebelah selatan dan barat daya, dengan Brasil di timur laut dan timur, dan dengan Bolivia di barat laut. Negara ini dijuluki "Jantung-nya Amerika Selatan".[butuh rujukan] Paraguai berpartisipasi dalam implementasi Perjanjian Asosiasi Uni Eropa–Mercosur.
Suku asli yaitu Guarani telah tinggal di Paraguai kurang lebih 1.000 tahun sebelum ditaklukkan oleh Spanyol pada abad ke-16.
Asunción adalah ibu kota sekaligus kota terbesar di Paraguai. Penduduk Paraguai mayoritas beretnik Mestizo dengan lebih dari 95% dari total populasi Paraguai. Bahasa resmi di sana adalah bahasa Guarani, bahasa lokalnya, dan bahasa Spanyol. Bahasa Spanyol ada akibat Paraguai pernah dijajah oleh Spanyol.
Per sensus 2009, penduduk Paraguay dikirakan ada 6,5 juta jiwa yang terkonsentrasi pada bagian tenggara Paraguai. Ibu kota Asunción ditinggali hampir dari sepertiga total penduduk Paraguai.
Etimologi
Nama negara ini bermakna "air yang mengalir ke samudra", berasal dari kata Guaraní: pará ("samudra"), gua ("ke/dari"), dan y ("air", "sungai", atau "danau").[butuh rujukan]
Belum ada kesimpulan akhir tentang nama asli dari "Paraguay". Yang paling umum pun bermacam-macam perkiraan, antara lain:[butuh rujukan]
Sungai yang berasal dari laut
Fray Antonio Ruiz de Montoya mengatakan itu berarti "sungai yang ramai"
Militer dan ilmuwan Spanyol Félix de Azara memiliki dua versi: "air dari Payaguas (Payaguá-dan Payagua-i), mengacu pada keanegaraman hayati di pesisir sungai, dan yang lain adalah karena nama seorang kepala besar disebut "Paraguayo"
Sejarah
Sejarah awal
Penduduk asli Amerika telah menghuni daerah ini selama ribuan tahun. Masyarakat pra-Columbus pada daerah yang sekarang disebut Paraguay ini merupakan suku-suku seminomaden pada masa penemuan Spanyol. Mereka terkenal dengan tradisi berperangnya. Suku-suku asli ini terbagi dalam lima kelompok berdasarkan rumpun bahasanya. Suku yang berbeda rumpun bahasanya sering berebut sumber daya dan wilayah. Suku-suku ini kemudian dibagi lagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan bahasa yang mereka tuturkan, yang merupakan cabang dari rumpun bahasa yang ada. Secara keseluruhan, terdapat 17 kelompok etnis tersisa dengan bahasa-bahasa yang berbeda.[butuh rujukan]
Kemerdekaan dari Spanyol (1811)
Paraguay melepaskan diri dari pemerintahan Spanyol pada 15 Mei 1811. Pemimpin pertamanya adalah Jose Gaspar Rodrigues de Francia, yang memerintah dari 1814 hingga kematiannya pada 1840.[butuh rujukan]
Sungai Paraguay dibagi menjadi dua wilayah geografis yang terdiferensiasi dengan baik. Wilayah timur (Eastern Region); dan wilayah barat, secara resmi dikenal sebagai Western Paraguay (Wilayah Barat).[butuh rujukan]
Iklim keseluruhan negara ini adalah tropis hingga subtropis. Seperti kebanyakan daratan di wilayah tersebut, Paraguay hanya memiliki periode basah dan kering. Angin memainkan peran utama dalam memengaruhi cuaca Paraguay: antara Oktober dan Maret, angin hangat bertiup dari Cekungan Amazon di utara, sedangkan periode antara Mei dan Agustus membawa angin dingin dari Andes.[butuh rujukan]
Tidak adanya pegunungan untuk memberikan penghalang alami memungkinkan angin mengembangkan kecepatan setinggi 161km/h (100mph). Ini juga menyebabkan perubahan suhu yang signifikan dalam rentang waktu singkat; antara April dan September, suhu terkadang turun di bawah titik beku. Januari adalah bulan musim panas terpanas, dengan suhu harian rata-rata 28,9 derajat Celcius (84 derajat F).[butuh rujukan]
Curah hujan bervariasi secara dramatis di seluruh negeri, dengan curah hujan tinggi di bagian timur, dan kondisi semi-kering di ujung barat. Sabuk hutan timur jauh menerima rata-rata 170 sentimeter (67 inci) hujan setiap tahun, sedangkan wilayah Chaco barat biasanya rata-rata tidak lebih dari 50cm (20in) setahun. Curah hujan di wilayah barat cenderung tidak teratur dan cepat menguap, sehingga berkontribusi terhadap kekeringan di daerah tersebut.[butuh rujukan]