Hwandan Gogi (Hangul: 환단고기; Hanja: 桓檀古記), yang juga disebut sebagai Handan Gogi, adalah sebuah kompilasi teks sejarah Korea kuno. Karya tersebut adalah penyatuan dari empat catatan sejarah: Samseonggi, Dangun Segi, Bukbuyeogi dan Taebaek Ilsa.
Menurut pengantarnya, karya tersebut dikompilasikan pada 1911 oleh Uncho Gye Yeon-su (운초 계연수, 雲樵 桂延壽;? – 1920) dan disempurnakan oleh Yi Gi (이기,李沂; 1848 – 1909). Namun, satu-satunya salinan yang diketahui saat ini adalah transkripsi Yi Yu-rip, yang direstorasi dan diterbitkan pada 1979. Karya tersebut banyak dianggap sebagai pemalsuan modern.
Isi
Empat buku yang meliputi isi dari Hwandan Gogi adalah:
Samseonggi (dua volume), mengisahkan kerajaan kuno bernama Hwan-guk yang berdiri selama 3301 tahun, dan masa pemerintahan Hwanung selama 1565 tahun dari Baedalguk.
Dangun Segi (Hangul: 단군세기; Hanja: 檀君世紀), mengisahkan sejarah Gojoseon with 47 generasi dari para penguasa Dangun.
Bukbuyeogi, mengisahkan enam raja Bukbuyeo (utara Buyeo).
Beberapa sejarawan memandang Hwandan Gogi layak untuk diteliti lebih lanjut, dengan meyakini bahwa setidaknya sebagian berdasarkan pada teks kuno bernilai sejarah (jika tidak akurat secara literal)
Catatan bahwa lima bintang sejajar dalam garis yang aneh pada 1733 SM (오성취루, 五星聚婁). Catatan astronomi dalam Hwandan Gogi ini disediakan oleh Profesor Park Changbeom, dan diterbitkan dalam sebuah jurnal.[1] Mereka menyatakan bahwa lima bintang sejajar dalam garis yang aneh pada 1734 SM dengan asumsi bahwa Gojoseon didirikan pada 2333 SM.
Profesor Hukum Junhwan Go mengaluarkan beberapa alasan kanapa Hwandan Gogi dapat diperhatikan.[2][3][4]
Kawasan Gojoseon yang disebutkan dalam Hwandan Gogi dengan kawasan distribusi pisau belati berbentuk mandolin Gojoseon. Selain itu, luas kawasan dituturkan oleh Yoon et al.[5] dan Yi Byeongdo[6] sama dengan luas kawasan yang disebutkan dalam Hwandan Gogi.
Kritikan
Kebanyakan sejarawan di Korea Selatan, Korea Utara dan Jepang umumnya menganggap Hwandangogi dibuat pada masa sekarang, karena alasan-alasan berikut ini:
Terdapat kata-kata dari bahasa modern. (contohnya, '男女平權; kesetaraan pria dan wanita', '父權; hak keluarga pihak ayah')
Alur waktu pembuatan Hwandangogi tidak selaras.
Yi Gi tidak mungkin menyempurnakan Hwandangogi yang mula-mula diterbitkan pada 1911, karena saat itu ia sudah meninggal.[7]
Isi Cheonbu Gyeong tidak masuk dalam Taebaek Ilsa sebelum 1911 karena Cheonbu Gyeong mula-mula ditemukan dan diketahui Daejonggyo pada 1916 oleh Gae Yeonsu, orang yang mengkompilasikan Hwandan Gogi.
Edisi 1911 (atau edisi apapun sebelum 1979) tidak ditemukan. Tidak ada tanda-tanda bahwa buku tersebut disimpan oleh Yi Yurip dan hilang pada 1975, dan kemudian direstorasi oleh Yi Yurip sebelum 1979.
Kritikan lainnya dibuat pada sebuah acara televisi Korea Selatan[8] yang meliputi penjelasan tak realistis yang ditemukan dalam teks tersebut, contohnya:
Hwan-guk dikatakan membentang beberapa ribu kilometer pada ~10,000 tahun yang lalu
Para penguasa Baedal dikatakan biasanya hidup selama 120–150 tahun[9]
↑박창범, 라대일, "단군조선시대 천문현상기록의 과학적 검증 (Scientific proof of astronomical record in Gojoseon), 한국상고사학보, vol 14Diarsipkan 2012-09-08 di Archive.is
↑Hwandan Gogi explains why the Mausoleum of Dangun is in Kangdong near Pyongyang, North Korea - 고준환, "단군신화설은 식민사학자들의 왜곡.농간", (경기대 법학과 교수), 개천절에 되새겨 보는 '실증적' 단군조선사, 오마이뉴스, 2003-10-03 13:15 조인성(경희대 사학과 교수). It states that the fifth Dangun Gueul died while travelling the south area of Gojoseon, and then he has been buried at Daebaksan. The Daebaksan is located at current Pyongyang.
↑Hwandan Gogi explained that the era name of Mun wang of Balhae was Daeheung (대흥, 大興) before the era name of Mun wang was discovered in the tombstone of princess Jeonghyo (정효공주묘비, 貞孝公主墓碑) in 1980 - Retrieved from Empas Korean Information 엠파스 한국학 지식
↑Hwandan Gogi states that era name of Jangsu Taewang of Goguryeo was Geonheung (건흥, 建興). This era name is used in a Buddhist statue in Chungju of Chungbuk. Before Hwandangogi was published, the statue was considered to be from Baekje - 고준환, 신명나는 한국사, 인간과자연사 (2005) ISBN 89-87944-43-3
↑윤내현, 박선희, 하문식, 고조선의 강역을 밝힌다 (The Territory of Gojoseon) (2006) ISBN 89-423-1089-3
↑이병도, 최태영, 한국상고사 입문 (Introduction to the Ancient Korean History) (1989)