Hutan Meksiko meliputi luas permukaan sekitar 64 juta hektar, atau 34,5% dari negara tersebut.[1] Hutan-hutan ini dikategorikan berdasarkan jenis pohon dan bioma: hutan tropis, hutan beriklim sedang, hutan awan, hutan riparian, gugur, hijau abadi, kering, lembap, dll. Badan yang bertanggung jawab atas hutan Meksiko adalah Komisi Kehutanan Nasional (Comisión Nacional Forestal). Meskipun terdapat reformasi besar terhadap Konstitusi pada tahun 1992 terkait lahan pribadi, Meksiko tetap memberlakukan undang-undang regulasi kehutanan yang penting pada tahun 1998 dan 2003.[2] Meskipun tidak lagi diperlukan untuk menegakkan regulasi pertanahan di Meksiko, Pasal 27 Konstitusi juga masih mengizinkan Pemerintah untuk memberlakukan regulasi pertanahan.[3]
Sejarah
Kawasan hutan secara historis merupakan bagian dari lahan bersama masyarakat adat untuk berburu, meramu, dan bahan bakar. Wilayah Meksiko mengalami deforestasi pada periode pra-Hispanik di sekitar Teotihuacan. Pada era kolonial, hutan merupakan sumber kayu untuk konstruksi, bahan bakar peleburan logam, dan bahan bakar rumah tangga. Lahan hutan dimasukkan ke dalam tanah masyarakat adat pada era kolonial. Pada akhir abad ke-19, selama Proficiat (1876-1910), pemerintah nasional mengabaikan praktik-praktik sebelumnya yang membiarkan banyak kawasan hutan di tangan masyarakat adat dan mulai menerapkan kebijakan pengelolaan hutan dan eksploitasi hutan tanpa batas untuk sumber daya kayu dan air mereka. Kayu digunakan untuk konstruksi dan bahan bakar, serta di wilayah Puebla-Tlaxcala, untuk kertas pulp.[4] Di Chihuahua dan di Michoacán, hutan dieksploitasi oleh perusahaan kayu. Seorang peneliti berpendapat bahwa perubahan praktik ini mempolitisasi lanskap hutan dan merupakan salah satu aspek dari komodifikasi alam, dengan kebijakan ekonomi liberal yang menggerogoti hak kolektif masyarakat adat atas tanah dan sumber dayanya.[5] Meskipun hutan secara historis telah dimanfaatkan, akhir abad kesembilan belas menandai dimulainya eksploitasi skala industri.[6]
Hutan awan
Lima persyaratan lingkungan tampaknya mengatur keberadaan hutan awan di Meksiko: kelembaban relatif tinggi, lingkungan pegunungan, topografi tidak teratur, lapisan serasah yang dalam, dan iklim sedang.[7]
Hutan awan ditemukan di wilayah kecil di 20 negara bagian, pada ketinggian antara 600 dan 3.100 mdpl.[8] Diperkirakan hutan-hutan ini terdiri dari hampir 10% spesies tumbuhan di negara ini (sekitar 2.500 spesies) dan 30% di antaranya unik dan hanya terdapat di hutan ini.[8] Dari jumlah tersebut, sekitar 1.300 spesies merupakan dikotil, 700 merupakan monokotil, 500 merupakan paku-pakuan, dan 10 merupakan gymnospermae.[8] Ada juga 800 epifit.[8]
↑Juárez Flores, José Juan, "Besieged Forests at Century's End: Industry, Speculation, and Dispossession in Tlaxcala's La Malintzin Woodlands, 1860-1910" in Christopher R. Boyer, ed. The Land Between Waters: Environmental Histories of Modern Mexico. Tucson: University of Arizona Press 2012, pp. 100-123.
↑Boyer, Christopher R. Political Landscapes: Forests, Conservation, and Community in Mexico. Durham: Duke University Press 2015.