Kawasan ekologi ini mencakup hutan dataran rendah yang membentang dari Teluk Guinea hingga beberapa ratus kilometer ke pedalaman, dari Pantai Gading bagian barat hingga pesisir barat Danau Volta di Ghana. Beberapa enklave terletak lebih jauh ke timur dan pedalaman di Pegunungan Togo di Togo, Ghana bagian timur, dan Benin. Sungai Sassandra di Pantai Gading memisahkan hutan Guinea Timur dari hutan Guinea Barat yang terletak di sebelah barat. Di pedalaman dan di sebelah timur, hutan Guinea Timur bertransisi menjadi mosaik hutan-sabana Guinea.[4]
Kota-kota di kawasan ekologi ini meliputi Abidjan dan Yamoussoukro di Pantai Gading dan Kumasi di Ghana.
Iklimnya tropis, dengan musim hujan dan kemarau yang dapat dibedakan. Curah hujan tahunan rata-rata berkisar antara 2500mm di bagian barat, menurun saat bergerak ke pedalaman hingga 1500mm di sepanjang tepi utara dan di pegunungan Togo dan Benin.[4]
Tumbuhan
Hutan tropis lembap merupakan jenis vegetasi yang dominan. Hutan hijau abadi lembap ditemukan di wilayah barat dan sepanjang pantai, kemudian beralih menjadi hutan semi-hijau lembap di pedalaman, dan hutan semi-hijau kering di utara.
↑Eric Dinerstein, David Olson, et al. (2017). An Ecoregion-Based Approach to Protecting Half the Terrestrial Realm, BioScience, Volume 67, Issue 6, June 2017, Pages 534–545; Supplemental material 2 table S1b.
↑"Eastern Guinean forests" (dalam bahasa Inggris). Digital Observatory for Protected Areas. Diakses tanggal August 20, 2021.
1234Burgess, Neil, Jennifer D’Amico Hales, Emma Underwood (2004). Terrestrial Ecoregions of Africa and Madagascar: A Conservation Assessment. Island Press, Washington DC.