Tanaman ini merupakan tumbuhan semusim herba, dengan percabangan dikotomis (terbagi menjadi dua cabang yang sama) atau tersusun berlawanan. Mereka memiliki daun yang tersusun berlawanan atau berseling yang berbentuk asikular (ramping atau berbentuk jarum) atau terete (berbentuk silinder) dan memiliki pangkal yang melebar.
Genus ini memiliki bunga soliter atau berkelompok dalam glomerulus (gugus) di ketiak daun. Bunga-bunganya memiliki periantium bersegmen 4 atau lebih, dengan segmen yang berbentuk bulat telur lebar atau lonjong. Bentuknya membran atau seperti kulit. Terdapat cakram kupular (dari kelopak bunga) dengan lobus semi-orbikular.
Di antara lobus cakram terdapat benang sari (total 5). Kepala sari berbentuk silinder hingga elips lebar, dengan atau tanpa pelengkap seperti sungut. Memiliki tangkai putik yang sangat pendek dan kepala putik yang berbentuk kepala dan berlobus 2 atau 3. Benihnya berbentuk bulat tertekan.[3]
Wilayah asli penyebarannya adalah dari Iran hingga Xinjiang (di Tiongkok). Tanaman ini ditemukan di Afghanistan, Iran, Kazakhstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Xinjiang.[1]
Nama genus Horaninovia diberikan untuk menghormati Pavel Gorianinov (1796–1866), seorang ahli botani Rusia yang memiliki minat pada jamur dan pakis, serta merupakan seorang profesor di akademi medis di Saint Petersburg,[4] dan pertama kali dideskripsikan serta diterbitkan dalam Enum. Pl. Nov. Vol.1 pada halaman 10 tahun 1841.[1]