Hohhot ditemukan oleh penguasa Mongolia yang bernama Altan Khan pada akhir abad ke-16. Hohhot dipilih sebagai pusat administrasi daerah pada tahun 1952, menggantikan kota Ulanhot.
Nama "Hohhot" dalam bahasa Mongolia berarti "Kota Biru." Warna biru dalam kebudayaan Mongolia dikaitkan dengan langit, keabadiaan, dan kemurnian; dalam bahasa Tionghoa, dapat diterjemahkan dengan Qīng Chéng (青城) yang secara harfiah berarti "Kota Biru/Hijau."