Pada 1945, ia tak sengaja mendarat di Bengkalis kala menumpangi kapal Khasiwa Maru yang membawa logistik milik tentara Jepang ke Singapura. Kapal tersebut menyusuri Sungai Siak dan berlabuh di Bom Lama (sekarang Pelita Pantai). Di Pekanbaru, ia bergabung dengan AM PTT (Angkatan Muda Pos Telegrap Telegram).[1]