Setelah SMA, Hendy diterima di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya jurusan Teknik Informatika. Di bangku kuliah, ia mulai tertarik pada dunia bisnis dan memulai usaha burger kaki lima, yang kemudian berkembang menjadi Kebab Turki Baba Rafi. Fokus pada bisnis, Hendy menghentikan kuliahnya di semester 4 dan melanjutkan pendidikan di Informatics Computer School Singapore, mengambil jurusan E-Commerce, hingga lulus Advance Diploma.[6] Ia juga mengikuti kelas eksekutif di Harvard Business School di Boston.
Selain Kebab Turki Baba Rafi, yang telah berkembang ke 9 negara, Hendy juga aktif dalam berbagai bisnis dan organisasi.[7] Ia mendirikan Hendy Setiono Foundation (HSF) pada 2019, yang fokus pada bantuan untuk UMKM dan pedagang kaki lima melalui program mentoring dan inisiatif Gerobak Masyarakat (GERMAS). HSF juga membagikan bantuan makanan gratis selama pandemi COVID-19.
Hendy juga menapaki karier politik yang signifikan. Pada 2024, ia menjadi Deputi Hubungan Internasional & Ekonomi di Relawan Pengusaha Nasional (REPNAS) Indonesia Maju, di mana ia memperkuat hubungan ekonomi dan kerjasama internasional. Ia juga menjadi Koordinator Fanta Berbagi di Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran (2023-2024), mengelola program-program sosial untuk mendekatkan pasangan calon dengan masyarakat.[8][9]
Selain itu, Hendy menjabat sebagai Pengurus Pusat BPP HIPMI sejak 2019 dan Wakil Ketua Umum UMKM Kadin Surabaya pada 2024, di mana ia memimpin inisiatif untuk mendukung dan memberdayakan UMKM di Surabaya.[10]