Sejak menjadi mahasiswa, ia aktif di organisasi kemahasiswaan maupun di luar kampus. Karena itu, tidak heran apabila ia pernah menduduki jabatan penting di organisasi tersebut. Diantaranya, Ketua Umum Humanika Sumatera Selatan, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang (1997-1998), Pj. Ketua KNPI Palembang (1997-1998), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin (2004-2009 dan 2009-2014), Ketua Umum KAHMI Kabupaten Banyuasin (2007-2011), dan Ketua Umum PS Banyuasin.
Selain itu, ia juga mendirikan Pondok Pesantren Tahfidz al-Qur’an Raudhatul Qur’an Payaraman, Ogan Ilir. Ia juga menjabat Ketua Umum Perbasi Banyuasin, Ketua Harian KONI Banyuasin, Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuasin, Ketua Harian Perbasi Sumsel, Ketua Wushu Banyuasin, Ketua Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Sumsel, Wakil Ketua GP Ansor Sumsel, Manajer Sriwijaya FC (2009-2010), Direktur Teknik dan Sumber Daya Manusia PT. SOM. Selain itu Ia juga aktif menulis artikel di Harian Umum Sriwijaya Post, Harian Umum Sumatera Ekspress dan Harian Berita Pagi.
Pada tahun 2023, Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dana hibah KONI Sumatera Selatan.[1]