De Cock dianugerahi gelar kesatria dalam Orde Singa Belanda menurut Surat Keputusan no. 50 tanggal 3 November1934. Dalam amanat GubJend, tertulis tentang De Cock:
Sehubungan dengan pengetahuannya yang luas atas urusan di Vorstenlanden, ia dipercaya memimpin Gubernemen Yogyakarta pada bulan Oktober 1932 dan pada bulan Desember pada tahun yang sama di Surakarta. Kemudian, selama kurang lebih 5 bulan, ia memimpin pemerintahan 2 daerah, pada bulan Mei 1932, secara definitif ia diangkat sebagai Gubernur Yogyakarta.