Heber Doust Curtis ((1865-06-27)27 Juni 1865 – 9 Januari 1942) adalah seorang astronom Amerika Serikat yang dikenal karena keterlibatannya dalam debat astronomi besar pada tahun 1920 mengenai sifat galaksi dan ukuran alam semesta, yang dikenal sebagai Debat Shapley–Curtis. Ia juga memainkan peran penting dalam pengembangan teknik astrofotografi dan teleskop reflektor besar.
Pendidikan dan karier
Curtis lahir di Muskegon, Michigan, dan memperoleh gelar sarjana dari Universitas Michigan pada tahun 1886. Ia kemudian memperoleh gelar doktor dalam bidang astronomi dari Universitas Virginia pada tahun 1902.[1]
Curtis bekerja di Observatorium Allegheny sebelum bergabung dengan Observatorium Lick di California, tempat ia melakukan banyak pengamatan terhadap nebulosa spiral menggunakan teleskop reflektor besar. Ia kemudian menjabat sebagai direktur Observatorium Allegheny dan Observatorium Universitas Michigan.
Debat Shapley–Curtis
Pada tahun 1920, Curtis berpartisipasi dalam debat terkenal dengan Harlow Shapley yang diselenggarakan oleh National Academy of Sciences di Smithsonian Institution, Washington, D.C. Dalam perdebatan ini, Curtis menyatakan bahwa nebula spiral adalah galaksi-galaksi mandiri di luar Bima Sakti. Ia juga berpendapat bahwa alam semesta jauh lebih besar daripada yang diyakini oleh Shapley saat itu.[2]
Pandangan Curtis kemudian dibuktikan oleh hasil pengamatan Edwin Hubble pada akhir 1920-an, yang menunjukkan bahwa nebula spiral memang merupakan galaksi tersendiri.
Karya ilmiah lainnya
Curtis juga dikenal karena pengembangan dalam bidang astrofotografi dan teknologi teleskop. Ia memperkenalkan teknik pemotretan spektrum bintang yang lebih presisi dan mendukung penggunaan teleskop reflektor berukuran besar.