R. Harisandi Savari lahir di Sumenep dan besar di Lawangan Daya, Pamekasan.[13][14][15]Ia berasal dari keluarga yang dalam tradisi lokal disebut memiliki keterkaitan genealogis dengan lingkungan KratonSumenep.
Dalam silsilah keluarga yang beredar di lingkungan kraton dan masyarakat, ia disebut memiliki hubungan keturunan dengan RajaSumenep Sepuh, yaitu Tumenggung Wirosari yang memerintah pada periode 1672–1678. Tumenggung Wirosari dikaitkan dengan trah Cakraningrat I (Raden Prasena), yang dalam beberapa sumber silsilah juga dihubungkan dengan Raden Mas Rangsang atau Sultan Agung Hanyokrokusumo.[16]Tumenggung Wirosari memiliki istri Raden Ayu Kacang yang merupakan anak Tumemggung Yudonegoro (trah Raden Patah anak Brawijaya V). R. Harisandi juga tercatat merupakan pancer keturuan ke 7 Tumenggung Pratalikrama yang merupakan Trah Ario Damar saudara Raden Patah.[butuh rujukan]
Sejumlah penuturan silsilah juga mengaitkan garis keturunan tersebut dengan tokoh-tokoh dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara, seperti Sunan Kalijaga, Sunan Giri, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, serta Syekh Siti Jenar. Dalam konteks budaya Jawa dan Madura, penyebutan silsilah semacam ini merupakan bagian dari tradisi pencatatan genealogis yang berkembang di masyarakat.[16]
Pendidikan
Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Sumenep, Harisandi melanjutkan studinya di Universitas Brawijaya Malang jurusan Agribisnis. Setelah lulus kuliah, ia bekerja sebagai jurnalis di sebuah media cetak lokal di Madura. Namun, Karena tidak betah menjadi jurnalis dan ia memutuskan untuk menjadi pengusaha. Pada tahun 2008, Harisandi mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti.[17]
Karier
Harisandi Savari Bersama Menteri BUMN Erick Thohir
Sebagai pengusaha muda pemilik perusahaan Charis Jaya Grup (CJG). Ia memulai kariernya dimulai dari seorang jurnalis hingga menjadi seorang pengusaha dan terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang (Kadin) Pamekasan.[18]
Lahir di ujung Timur Pulau Madura, Ia kemudian memutuskan untuk berkiprah di Kabupaten Pamekasan. Awalnya, ia memulai kariernya sebagai seorang jurnalis, yang membawanya ke dunia pemberitaan di daerah tersebut. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, jiwa wirausaha Haris tumbuh seiring dengan jaringan dan koneksi yang ia bangun dengan pejabat publik.[19]
Di bawah kepemimpinan Bupati Pamekasan Achmad Syafi'i Yasin, Haris dipercaya sebagai asisten pribadi (Aspri)–posisi dalam administrasi pemerintahan daerah.[20]
Sebagai pengusaha, Harisandi fokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan memutuskan untuk membangun perusahaan di bidang bisnis properti dengan merek Charis Group. Dengan latar belakang sarjana teknik, ia merancang dan membangun hunian modern dengan konsep minimalis, terutama di kawasan perkotaan Pamekasan.[21][22][23]
Selain sebagai seorang pengusaha, Harisandi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Pamekasan periode 2021-2026[24][25] Ia menerima dua penghargaan pada tahun 2022, yaitu Platinum Profesional & Leadership Winner 2022 dari Indonesia Achievement Magazine dan penghargaan Pejabat Publik Terpopuler dari Madura Awards 2022.[26][27]
Harisandi Savari Pada Saat Rapat Dengan Jajaran Anggota PKS Lainnya
Selain menjadi Ketua Kadin Pamekasan, Ia juga memegang jabatan sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur terpilih dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).[28][29] Ia berpartisipasi dalam Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP) di Hotel Grand Sahid, yang diikuti oleh 53 anggota DPR RI dan 207 anggota DPRD Provinsi se-Indonesia.[30]SKP bertujuan untuk menyamakan persepsi kerja parlemen PKS di semua tingkatan sebagai dasar kerja selama lima tahun ke depan. Kegiatan ini dibuka oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi, serta dihadiri oleh sejumlah pemateri, termasuk Prof. Dr. Fitra Arsil, Mayjen Prihadi Agus, dan Irjen Sukrawardi Dahlan.[31]
Harisandi menekankan pentingnya SKP dalam menyatukan tujuan seluruh anggota legislatif terpilih.[32] Ia menyatakan bahwa anggota legislatif adalah representasi partai yang harus bertindak untuk kepentingan perbaikan kehidupan bangsa, memperkuat posisi parlemen, dan advokasi partai serta konstituen.[33] Sebagai pengusaha muda asal Madura, Harisandi menambahkan bahwa setiap anggota terpilih adalah perpanjangan dari partai yang perlu menguatkan ikatan kerja parlemen dengan struktur, kader, dan konstituen.[34]
Ia memperoleh 194.300 suara pada Pemilihan legislatif 2024 sehinggga menjadikannya salah satu dari 120 calon anggota legislatif terpilih untuk periode 2024-2029.[35][36][37][38] Penetapan ini tertuang dalam Keputusan KPU Jatim Nomor 24 Tahun 2024 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur dalam Pemilihan Umum tahun 2024.[39][40] Surat keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi, di Surabaya pada tanggal 28 Mei 2024.[41][42][43]
Harisandi Savari Bersama Anggota DPRD Fraksi PKS lainnya pada saat jumpa pers 31 Agustus 2024
Pada tanggal 31 Agustus 2024, ia resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur periode 2024-2029.[44] Pelantikan ini dilaksanakan di Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, bersamaan dengan 119 anggota DPRD lainnya. Harisandi Savari merupakan salah satu dari 120 anggota DPRD yang terpilih melalui pemilihan umum legislatif yang digelar pada tahun 2024. Dalam pelantikan tersebut, seluruh anggota DPRD mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur.[45]
Kehidupan Pribadi
Harisandi menikah dengan Khuzaimatul Latifah dan dikaruniai 3 anak. Istrinya memiliki perusahaan yang bergerak di bidang bisnis properti di bawah Charis Group.[46][47][48]